Dedi Taufik Resmi Dilantik Jadi Pj. Bupati Bandung

Editor :
Penjabat (Pj.) Bupati Bandung Dr. H. Dedi Taufik Kurohman, M.Si., foto bersama Gubernur Ridwan Kamil seusai pelantikan, Jumat (9/4/2021) sore. /visi.news/humas

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Dr. H. Dedi Taufik Kurohman, M.Si secara resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj.) Bupati Bandung. Pelantikan dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil, yang berlangsung di Aula Barat Gedung Sate Provinsi Jabar, Jumat (9/4/2021).

Dedi Taufik, sesuai arahan gubernur, akan mengambil langkah awal dengan melakukan pemantauan terhadap objek wisata dan fasilitas terkait, seperti hotel dan restoran di Kabupaten Bandung.

“Pesan Pak Gubernur ada 3, menjaga integritas ASN, peningkatan pelayanan publik dan memprofesionalkan kualitas SDM. Selain itu, selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19, ada persiapan kaitan dengan mudik lebaran juga. Terutama pengawasan penerapan prokes (protokol kesehatan) di tempat-tempat wisata. Hal-hal itu yang memang perlu akselerasi,” ungkap Pj. Bupati Bandung.

Selain itu, ia juga akan melakukan konsolidasi internal dengan perangkat daerah Pemkab Bandung. Meski singkat, jabatan yang ia emban merupakan amanah, dan yang paling penting adalah dapat memberikan kontribusi dalam berbagai aspek untuk kesejahteraan masyarakat.

“Menjadi Pj. Bupati Bandung, yang paling penting menurut saya adalah memimpin pelaksanaan pemerintahan sesuai dengan kewenangan. Kemudian juga menjalin koordinasi dengan calon bupati dan wakil bupati terpilih, komunikasi harus terus dibangun. Semoga kita bisa membuat legacy yang akan mengangkat Kabupaten Bandung,” tambah Dedi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jabar.

Sementara itu Gubernur Ridwan Kamil menyampaikan, dalam memegang suatu jabatan tidak ada istilah pemimpin pendek atau panjang. Karena intinya adalah mampu memberikan kemanfaatan dalam setiap jabatan yang diemban.

Ia pun menginstruksikan pj. bupati untuk langsung bekerja, tentunya dengan memperhatikan aturan kewenangannya.

“Jadi pemimpin itu setiap hari harus bisa bertanggung jawab dalam mengambil keputusan. Bedanya, dalam jabatan ini, tidak semua keputusan jadi wewenang. Antara lain tidak boleh merotasi atau memutasi pegawai, tidak boleh membatalkan perizinan yang sudah dilakukan dan tidak boleh memekarkan wilayah,” tutur Ridwan Kamil.

Baca Juga :  Selama Pandemi, APBD Kab. Pangandaran Alami Penurunan

Jika tidak ada perubahan, tambah Emil sapaan akrab gubernur, Dedi Taufik akan menjalankan tugas sebagai pj. bupati sampai dilantiknya bupati definitif akhir bulan April.

Pengalaman Dedi Taufik sebagai penjabat Wali Kota Cirebon dan faktor pengalaman sebagai Kepala Disparbud Jabar, menurut gubernur akan membuat Kabupaten Bandung yang dekat dengan wilayah perkotaan menjadi lebih dinamis.

“Banyak dinamika di Kabupaten Bandung, termasuk pariwisatanya. Pak Dedi ini kan Kadisparbud sehingga bisa melakukan dua kewenangan dalam satu jabatan. Kita berharap, ramadhan, mudik dan semua bisa terkendali, termasuk pariwisatanya juga,” pungkas Emil.@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tugas Penjabat Bupati Bandung hanya 21 Hari, Gubernur Jabar Lantik Dedi Taufik untuk Antisipasi Mudik dan Pariwisata

Jum Apr 9 , 2021
Silahkan bagikan    VISI.NEWS – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melantik Dedi Taufik sebagai Penjabat Bupati Bandung di Gedung Sate Bandung, Jumat (9/4/2021). Pelantikan penjabat dilakukan untuk mengisi kekosongan bupati definitif selama 21 hari dari sekarang. Ini adalah amanat kedua bagi Dedi Taufik yang merupakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan […]