Search
Close this search box.

Diego Simeone Akui Arsenal Pantas ke Final Liga Champions

Pelatih Diego Simeone./visi.news/indosport.com.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Pelatih Diego Simeone menerima kegagalan Atletico Madrid melaju ke final Liga Champions UEFA usai disingkirkan Arsenal di babak semifinal.

Bermain di Emirates Stadium pada leg kedua semifinal, Rabu (6/5/2026) dini hari, Atletico kalah 0-1 melalui gol Bukayo Saka di babak pertama. Hasil tersebut membuat Arsenal lolos ke final dengan agregat 2-1 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Madrid pekan lalu.

Sepanjang pertandingan, Atletico hanya mencatat dua tembakan tepat sasaran dan gagal menaklukkan kiper Arsenal, David Raya. Arsenal juga memiliki jumlah shot on target yang sama, namun mampu memaksimalkan peluang menjadi gol ke gawang Jan Oblak.

“Yah, jika kami tersingkir, itu karena lawan kami pantas lolos, mereka memanfaatkan peluang emas di babak pertama dan mereka pantas lolos. Saya merasa tenang, saya merasa damai,” ujar Simeone kepada UEFA seusai pertandingan.

Simeone mengakui timnya kurang efektif dalam memanfaatkan peluang, meski permainan Atletico dinilainya membaik pada babak kedua.

“Kami kurang klinis dalam situasi yang kami hadapi. Kami membaik di babak kedua. Ada hal-hal yang bisa menguntungkan kami tetapi nyatanya tidak. Kami telah memberikan yang terbaik dan sekarang kami harus menerima posisi kami saat ini,” katanya.

Pelatih asal Argentina itu juga menyampaikan apresiasi kepada para pemain dan suporter Atletico meski timnya kembali gagal meraih gelar musim ini.

“Terima kasih kepada para fan dan pemain kami, saya merasa bangga berada di posisi kami sekarang. Saya mengatakan kami ingin bersaing dan kami telah melakukannya. Sayangnya kami belum memenangi apa pun, tetapi kami telah mencapai posisi yang sulit dicapai,” ucap Simeone.

Baca Juga :  PSM Menang, Munster Soroti Kegagalan Bhayangkara FC

Dalam laga tersebut, Atletico sempat memprotes keputusan wasit yang tidak memberikan penalti saat Antoine Griezmann terjatuh setelah kontak dengan Riccardo Calafiori serta insiden yang melibatkan Giuliano Simeone dan Gabriel Magalhaes. Namun Simeone menolak menjadikan keputusan wasit sebagai alasan kekalahan.

“Saya tidak akan membahasnya. Kita semua tahu itu pelanggaran. Kita semua berpikir bahwa wasit telah mengambil keputusan yang tepat. Saya tidak akan terlibat dalam hal itu karena saya tidak ingin membuat alasan,” tegasnya.

Kegagalan di Liga Champions memastikan Atletico menutup musim tanpa trofi. Sebelumnya, mereka juga kalah di final Copa del Rey dan kini hanya bersaing untuk mengamankan posisi empat besar di Liga Spanyol. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :