VISI.NEWS | BANDUNG – Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, diguncang longsor pada Jumat (5/12) sore, setelah material tanah dari lereng Gunung Sinapeul setinggi sekitar 80 meter meluncur ke permukiman warga. Lima rumah tertimpa, dan suasana di lokasi langsung berubah mencekam.
Warga setempat menyebut kawasan itu sudah beberapa hari mengalami retakan kecil, namun pergeseran besar baru terjadi ketika hujan turun tanpa henti sejak siang. Banyak dari mereka berusaha keluar rumah, tetapi tidak semua berhasil menyelamatkan diri. Tiga warga—Aisyah (70), Citra (19), dan Alfa (15)—hingga kini masih tertimbun material longsor. Sementara Ramdan (15) berhasil dievakuasi dengan luka di bagian kepala dan telah dibawa ke RS Nambo.
Kapolsek Pameungpeuk, AKP Asep Dedi, menuturkan bahwa kondisi tanah di lereng sudah jenuh air. Ia mengatakan, “Tanah di titik tersebut sudah tidak stabil sejak pagi, dan hujan deras mempercepat pergerakannya.”
Asep juga menjelaskan upaya penyelamatan warga sekitar lokasi. Ia menyampaikan, “Kami mengevakuasi kurang lebih seratus kepala keluarga demi menghindari risiko longsor susulan.”
Upaya pencarian korban yang masih tertimbun harus dihentikan sementara pada malam hari. Selain gelap dan hujan yang belum berhenti, pergerakan tanah yang masih aktif membuat proses evakuasi sangat berisiko bagi tim.
Pencarian akan dilanjutkan pada Sabtu (6/12) pukul 07.00 WIB dengan harapan kondisi cuaca membaik. Petugas gabungan dari Polresta Bandung, Koramil, BPBD, unsur kecamatan, perangkat desa, hingga warga sekitar masih disiagakan penuh untuk menghadapi potensi bencana susulan.
Situasi di lokasi hingga saat ini masih dalam status siaga, dan masyarakat diminta terus meningkatkan kewaspadaan. @kanaya