Search
Close this search box.

Di Pilkada Akan Terjadi Perang Petasan VS Dinamit

Anggota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Demokrat, H. Yayat Sudayat, berpoto bersama Ketua DPD Demokrat Jabar, H. Dede Yusuf./visi.news/ki agus.

Bagikan :

VISI.NEWS — Money Politik yang merupakan jalan pintas untuk memperoleh peraihan suara agar bisa menang di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pasti akan terjadi, tapi dikatakan Anggota DPRD dari Fraksi Demokrat, H. Abah Yayat Sudayat, nilai dalam penyebaran money politik tersebut ibarat Petasan melawan Dinamit.

Yayat mengungkapkan perumpamaan itu, dengan alasan besaran jumlah yang diterima warga pada masa pandemi covid-19 ini bisa mempengaruhi tatanan atau kekuatan suara yang sebelumnya terhimpun.

“Jujur saja saat ini masyarakat sekarang banyak yang membutuhkan bantuan-bantuan untuk bisa melangsungkan kehidupannya. Kondisi ini jelas bisa dimanfaatkan orang untuk memukul balik lawan politiknya,” katanya diruang Fraksi, Rabu (30/9/2020).

Permasalahan kerawanan ekonomi masyarakat tersebut, dikemukakan Yayat, merupakan awal dari terbentuknya sikap fragmatis dan apatis, yang mengarah kepada pembentukkan psikologis materilis. Sehingga siapa yang besar duitnya, itu bisa menjadi pemenang.

Dia sendiri tidak memungkiri, kalau sekarang diindikasikan sudah terjadi gerakan-gerakan seperti itu. Saat ditemui masyarakat manggut menyetujui seolah mendukung, tapi pada pelaksanaannya nanti masyarakat bisa berubah haluan dalam pilihannya.

“Kita tidak bisa menyalahkan masyarakat, karena mereka memang sangat membutuhkan sekali bantuan. Dan di masa pandemi ini, bisa dijadikan peluang untuk bisa menang,” ujarnya.

Kenyataan itu, lanjutnya, sudah sering terjadi. Jangankan untuk Pilkada tingkat Kabupaten sampai Gubernur, bahkan untuk tingkat terkecil seperti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) kerap terjadi perang money politik, dengan besaran antara Petasan VS Dinamit, dan pastinya masyarakat akan memilih dinamit. Karena nilainya lebih besar. @qia.

Baca Berita Menarik Lainnya :