VISI.NEWS — Sebuah rumah semi permanen milik Maryati (48) yang berlokasi di Kp. Ceuri RT 03/RW 02 Desa Mekar Sari, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ludes terbakar. Jumat (2/10) pukul 02.00 WIB dini hari tadi.
Kebakaran yang terjadi diduga akibat tungku api. Akibat kejadian tersebut, barang yang terbakar diantaranya barang elektronik, satu buah motor dan barang-barang lainnya, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
“Sebelum terjadinya kebakaran, pada sore saya menyalakan api pada tungku ini. Ketika sudah selesai, langsung dipadamkan,” jelas Maryati kepada VISI.NEWS dilokasi.
Sambung Maryati, sesudah api dipadamkan, kemudian ia ke air dan langsung istirahat. “Tiba tiba api sudah membesar, saya dan keluarga berhamburan keluar. Tidak tahu pasti, api datang dari mana, yang jelas api tungku sudah dipadamkan atau mungkin masih ada api, entahlah,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Camat Ciparay Gugum Gumilar mengatakan kebakaran terjadi diduga berasal dari tungku api yang diduga pada saat pemadaman belum mati total.
“Pembakaran dengan menggunakan kayu bakar, diduga ada api kecil yang belum benar benar padam,” tuturnya.
Pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk berhati hati jika menyalakan api. Lanjut Gugum, guna menghindari kejadian yang sama, pihaknya juga meminta masyarakat untuk hati hati ketika akan memasak dengan menggunakan tungku.
“Yang jelas, berhati hati selalu memeriksa kompor, tungku, jaringan kelistrikan dan tidak menumpuk kombinasi listrik,” jelasnya.
Sambung Gugum, guna kebutuhan sementara, pihaknya memberikan bantuan dari Dinas Sosial dan kecamatan, berupa sembako diantaranya selimut, kasur, beras, indomie, biskuit, dan bantuan laiinya.
Untuk kerugian lanjut Gugum, dari pendataan di lapangan ditaksir mencapai 160 juta. Barang semua yang ada dalam rumah, habis terbakar. Pasalnya, bangunan semi permanen ini atap dan dindingnya berasal bahan material yang mudah terbakar yakni kayu dan bilik.
“Sementara korban kebakaran di tampung di rumah tetangga. Dalam waktu dekat, akan diberikan lagi bantuan yang dibutuhkan,” pungkasnya. @yus