Search
Close this search box.

Garam Himalaya: Alternatif Sehat

Garam Himalaya./visi.news/hellosehat

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Garam Himalaya dianggap sebagai pilihan lebih sehat dibandingkan garam biasa, berkat kandungan nutrisi yang diyakini memberikan beragam keuntungan bagi kesehatan tubuh. Garam ini berasal dari tambang garam Khewra, salah satu tambang tertua di dunia, yang terletak di kaki pegunungan Himalaya, Pakistan. Hasil garam dari tambang ini memiliki nuansa warna putih kemerahan, yang membuatnya terlihat merah muda.

Garam himalaya memiliki sejumlah manfaat yang dianggap menguntungkan untuk kesehatan, antara lain:

  1. Menjaga Tekanan Darah
    Konsumsi garam himalaya diyakini dapat membantu menjaga tekanan darah. Ini disebabkan oleh kandungan sodium yang lebih rendah dibandingkan garam biasa, meskipun rasanya lebih asin. Tingginya kadar sodium dalam tubuh dapat memicu hipertensi, sehingga penggunaan garam himalaya dianggap lebih sehat. Namun, penting untuk tetap mengontrol asupan sodium dengan membatasi konsumsi garam ini kurang dari setengah sendok teh setiap hari.
  2. Memenuhi Kebutuhan Mineral
    Garam himalaya mengandung sejumlah mineral penting seperti zinc, zat besi, kalsium, kalium, dan magnesium, lebih banyak dibandingkan garam biasa. Meskipun demikian, jumlah total mineral dalam garam ini masih tergolong sedikit, sehingga penggunaannya sebagai bumbu sehari-hari belum cukup untuk memenuhi semua kebutuhan mineral tubuh.
  3. Menjaga Kesehatan Saluran Pernapasan
    Garam himalaya diduga dapat membantu meredakan gejala terkait penyakit saluran pernapasan, terutama pada penderita penyakit pernapasan kronis seperti PPOK. Penelitian menunjukkan bahwa manfaat ini dapat diraih dengan menghirup uap air hangat yang dicampur garam himalaya, meski penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengonfirmasi efektivitasnya.

Tidak hanya manfaat di atas, garam himalaya juga dapat membantu menjaga fungsi otot dan saraf serta mengatasi masalah kulit seperti jerawat.

Cara Menggunakan Garam Himalaya
Nutrisi dalam garam himalaya tidak jauh berbeda dari garam dapur biasa, sehingga bisa digunakan untuk memasak atau sebagai tambahan pada makanan. Namun, garam himalaya tidak diperkaya dengan yodium, sehingga penting untuk mendapatkan yodium dari sumber makanan lain seperti produk susu, rumput laut, telur, atau ikan untuk mencegah kekurangan yodium. Penting untuk tetap memperhatikan asupan garam harian Anda, karena kelebihan garam, termasuk garam himalaya, dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke. @ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :