Genjot Vaksinasi, Bupati Blora: Akhir November Harus Turun Level

Editor :
Bupati Blora H. Arief Rohman, S.Ip., M.Si. /visi.news/ist

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora terus berupaya untuk dapat segera turun level, salah satunya dengan terus menggenjot capaian vaksinasi bagi masyarakat dan lansia.

Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si menargetkan agar di akhir November 2021, Kabupaten Blora dapat turun level.

Hal tersebut diungkapkan Bupati saat memimpin rapat evaluasi pengendalian Covid-19 dan percepatan cakupan vaksinasi, bertempat di Ruang Pertemuan Setda Blora, Senin (22/11/2021).

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM, Forkopimda Blora, Kepala OPD terkait, Camat dan Forkopimcam se Blora.

“Kita mentargetkan untuk di akhir November ini ada kenaikan (capaian vaksinasi), agar kita bisa segera level satu nantinya,” ucapnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati juga mendorong agar desa-desa yang ada untuk memiliki target capaian vaksinasi harian.

Bupati menyampaikan, apabila dalam satu hari setiap desa yang ada di Blora mampu menyuntik hingga 100 sasaran, maka akan ada kenaikan yang signifikan.

“Saya hitung tadi kalau sampai 30 November nanti, sehari bisa 100 suntikan per desa dikalikan dengan 295 desa/kelurahan, berarti akan bertambah sekitar 33 persen,” paparnya.

Jadi 60 persen saat ini, ditambah 33 persen nanti akhir November kita sudah di angka 90an persen, kalau kita di angka 90 persen capaian nanti kita bisa turun ke level 1.

Selain itu, Bupati juga juga meminta agar capaian vaksinasi bagi lansia bisa untuk ditingkatkan.

“Vaksin lansia diutamakan nanti ketika keliling door to door-nya itu lansia, itu kalau masih ada cadangan beras kalau perlu yang lansia kita beri untuk mendorong mereka agar mau divaksin,” jelasnya.

Baca Juga :  Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Ada Duel Tottenham Hotspur vs Manchester United

Dengan sinergi serta komitmen berbagai pihak, Bupati berharap agar capaian vaksinasi di Blora dapat segera mencapai target dan bisa segera turun level.

“Antara Pemkab, TNI-Polri, harus bersatu untuk target kita soal vaksinasi bisa tercapai.
Kalau itu bisa tercapai, nanti Inshaallah di 1 Desember kita akan level 1, kalau kita bersama-sama,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edy Widayat mengatakan bahwa saat ini kasus covid-19 di Kabupaten Blora sudah mulai membaik. Namun demikian, percepatan vaksinasi perlu untuk terus didorong.

Mengingat capaian vaksinasi menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penentuan level daerah.

“Kalau vaksinasi dosis satu untuk ke level 2 harus minimal 60 persen, kita sudah 60,86, di lansia minimal adalah 40 persen untuk turun di level 2 ,kita tinggal 0,4 inshaallah 2 hari ini selesai kalau 0,4 sekitar 425 sasaran,” papar Edi.

Menurutnya, minggu ini sebenarnya kalau tidak ada penambahan kasus kita sudah di tanggal 29 November nanti kita bisa di level 2, harapan kami Desember kita hijau semua,” lanjutnya.

Edi menegaskan, cakupan vaksinasi bagi lansia di Kabupaten Blora perlu untuk menjadi perhatian bila dibandingkan daerah lainnya di Jawa Tengah.

“Lansia jumlah cakupan lansia kita ada di nomor 4 dari belakang walaupun sudah 39,35 persen, yang lain sudah melaju. Kita minggu kemarin ada diposisi nomor 9 dibawah, sekarang nomor 4 dari bawah,” terangnya.

Dikatakannya, saat ini Pemkab akan mengejar cakupan vaksinasi bagi lansia. Edi menambahkan bahwa untuk mencapai capaian vaksinasi lansia di angka 60 persen, dibutuhkan sekitar 20 ribu sasaran.

Pihaknya juga akan terus mendorong agar capaian vaksinasi hingga akhir November ini dapat memenuhi target, termasuk bagi lansia. @alfa

Baca Juga :  Kang DS Dorong Tingkatkan Kemampuan Pemuda Tani Dalam Bidang Pertanian

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ketum MUI Pastikan Organisasi Berjalan Normal Usai Penangkapan Zain Najah oleh Densus

Sel Nov 23 , 2021
Silahkan bagikanmoreVISI.NEWS | JAKARTA – Anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang saat ini sudah dinonaktifkan, berinisial AZ, ditangkap oleh Densus 88 beberapa waktu lalu atas dugaan tindak terorisme. Usai kejadian yang dilakukan oknum itu, Ketua Umum MUI, KH Miftachul Akhyar memastikan tidak ada guncangan apa pun di internal […]