Search
Close this search box.

Gunakan Uang Pribadi, Kang Cucun dan Humaira Bangun Relokasi Rumah Korban Bencana Longsor Arjasari

Wakil Ketua DPR RI Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Cucun Ahmad Syamsurijal, bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Humaira Zahrotun Noor melaksanakan peletakan batu pertama relokasi rumah korban bencana longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Kamis (25/12/2025)./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Wakil Ketua DPR RI Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Cucun Ahmad Syamsurijal, bersama Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Humaira Zahrotun Noor melaksanakan peletakan batu pertama relokasi rumah korban bencana longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Kamis (25/12/2025).

Cucun Ahmad Syamsurijal berharap pembangunan delapan unit rumah dengan ukuran masing-masing 4 x 6 meter itu secepatnya bisa selesai atau tuntas dalam kurun waktu selama 14 sampai 15 hari, dan bisa ditempati para penerima manfaat bantuan rumah tersebut.

Pasca bencana longsor Arjasari tersebut, Kang Cucun, panggilan akrab Cucun Ahmad Syamsurijal, berharap kondisi ekosistem di kawasan longsor tersebut dikembalikan lagi ke kondisi semula.

Kang Cucun mengajak kepada para camat, kepala desa maupun masyarakat lainnya untuk sama-sama menggelorakan semangat ‘Gerakan Nusantara Menanam’ di lokasi lahan yang rawan longsor. Pasalnya, bencana longsor dipicu oleh terjadinya alih fungsi lahan, dari semula lahan hutan, gunung atau perbukitan kemudian pohon-pohonnya ditebang dan bekas lahannya digunakan tanaman sayuran atau hortikultura sehingga rawan longsor.

“Bagaimana ada pohon yang bisa menahan daripada longsoran tanah tersebut. Dan ini harus betul-betul jadi perhatian pemerintah daerah untuk membuat lahan tersebut kembali tidak akan terjadi lagi longsor. Artinya, dikembalikan ke fungsi awal,” harap Kang Cucun.

Kang Cucun bersama Humaira membangun delapan unit rumah untuk relokasi korban bencana longsor yang terjadi pada hari Jumat (5/12/2025) sore itu menggunakan uang pribadi kedua wakil rakyat tersebut.

“Tidak menggunakan uang pemerintah. Ini murni uang hasil kerja saya bersama Humaira yang digunakan untuk membangun rumah tempat relokasi delapan keluarga korban bencana longsor Arjasari,” kata Kang Cucun.

Kang Cucun gerak cepat membantu warga yang terdampak korban bencana longsor itu, jika mengandalkan uang dari pemerintah entah kapan bisa terwujud. Sebab menggunakan bantuan dari pemerintah harus menunggu lama karena melewati proses dan prosedur yang harus ditempuh.

Baca Juga :  HUT Gerindra di Sumut, Sugiat Santoso Ajak Kader Tetap Kompak

Kang Cucun bersama Humaira memberikan bantuan anggaran untuk mendirikan bangunan rumah itu merupakan suatu kewajiban dirinya dalam upaya mewujudkan harapan baru bagi kehidupan para korban bencana longsor.

“Sebab, mereka tidak mungkin harus bertahan di lokasi yang berbahaya,” ucapnya.

Kang Cucun mendirikan pembangunan rumah untuk para korban bencana longsor itu merupakan keinginan dirinya untuk menata lokasi yang rawan longsor. Sehingga ia bersama Pemerintah Kecamatan Arjasari dan Pemeirntah Desa Wargaluyu berusaha untuk menentukan lokasi yang digunakan untuk mendirikan rumah untuk relokasi para korban bencana longsor tersebut.

Dengan harapan, kata Kang Cucun, lahan yang digunakan untuk mendirikan bangunan rumah itu nyaman untuk dijadikan tempat tinggal dan ibadah.

Kang Cucun mengajak para pihak yang hadir saat itu untuk mendoakan para almarhumah yang menjadi korban bencana longsor Arjasari.

“Meninggal dunia dalam kondisi syahid. Wafat dalam kondisi baik husnul khatimah. Aamiin,” ucapnya.

“Keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keikhlasan dan kesehatan. Aamiin yra,” harapnya.

Kang Cucun juga mengajak kepada para pihak untuk meningkatkan kepedulian gotong royong dalam membantu sesama. Hal itu bagian dari upaya menunjukkan kepedulian dan empati kepada sesama manusia yang terdampak musibah longsor.

“Minimal disaat ada bencana ada solusi, untuk memberikan manfaat terhadap sesama,” ucapnya.

Lebih lanjut Kang Cucun mengatakan bahwa melaksanakan peletakan batu pertama relokasi rumah korban bencana longsor itu, untuk menunaikan janji dirinya disaat sejumlah warga di Kampung Condong Arjasari terkena musibah longsor tersebut.

Kang Cucun menyebutkan, kepala dusun setempat yang menjadi salah satu korban bencana longsor itu, pada hari kejadian dia menolong supaya jalan bisa dilalui dan pohon tumbang dibetulkan, sementara anaknya jadi korban.

Baca Juga :  Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 5 Februari 2026

“Pada hari itu saya hadir di sini bersama pak camat, pak kades, saya melihat dan saya sudah beberapa tempat itu memahami, kalau ada kejadian musibah, apalagi kalau prosedur harus dilaporkan ke BPBD dan Disperkintan, pasti akan lama. Sementara sejumlah korban longsor sudah tidak punya rumah. Rumahnya sudah tergusur dengan lumpur yang kemarin menimpa longsoran di sini,” ungkapnya.

Akhirnya, Kang Cucun punya inisiatif untuk mencari tanah, sehingga ia mengeluarkan biaya sendiri untuk relokasi rumah korban bencana longsor itu dari hasil upaya dan usaha dirinya.

“Kebetulan putri saya, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Humaira Zahrotun Noor, dari delapan keluarga ini, dari saya empat rumah dan dari Humaira empat rumah untuk membangun relokasi rumah korban bencana longsor ini,” tuturnya.

Kang Cucun mengatakan bahwa mendirikan pembangunan relokasi rumah korban bencana longsor itu sebagai wujud keterpanggilan dirinya peduli terhadap sesama yang terkena musibah longsor.

“Kalau ini menunggu prosedur anggaran pemerintah, belum ini sudah di ujung tahun. Mau kapan? Insya Allah kita akan percepat bangun rumah ini. Ini atas keterpanggilan dan tanggung jawab saya,” katanya.

Legislator PKB ini turut memberikan apresiasi terhadap warga yang sangat luar biasa melaksanakan gotong royong.

“Saya ingin di daerah lain, seperti ini. Ketika ada kejadian, kepedulian terhadap sesama. Baik pemerintah daerah, pak camat, pak kades langsung turun dan peduli bagaimana menyelesaikan problematika yang ada, bukan hanya seremonial saja,” ucapnya.

Kang Cucun mengatakan, bahwa yang dibangun baru delapan unit rumah, sementara aspirasi dari warga ada 28 rumah yang perlu dibantu setelah terdampak longsor.

“Mungkin saya mengajak yang lain, kalau mau sama-sama membantu masyarakat di sini, merelokasi baik nanti anggaran secara pribadi maupun juga yang mau ada kepedulian setelah Allah memberikan rezeki lebih, atau pun dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung, ataupun dari Pemprov Jawa Barat, kita terbuka untuk sama-sama menyelesaikan pasca musibah longsor tersebut,” tuturnya. @kos

Baca Berita Menarik Lainnya :