Search
Close this search box.

Guru SMK di Usir Kadisdik Saat Tegur Merokok Dalam Rapat

Amalia Wahyuni, tangkapan layar media sosial Instagram./visi.news/is

Bagikan :

VISI.NEWS | BANJARBARU –  Usai menegur Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan dan viral di media sosial, Amalia Wahyuni hanya berharap semua pihak seharusnya hidup saling menghargai.

Nama Muhammadun kembali menjadi sorotan, karena Kepala Disdikbud Kalsel ini terlibat ketegangan dengan Amalia yang merupakan seorang guru SMK di Banjarbaru.

Kejadian berlangsung dalam Rakor Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan SMK Tahap II di Banjarmasin, dilansir bakabar.com Sabtu (7/9/2024).

Kegiatan tersebut diselenggarakan Disdikbud Kalsel, serta diikuti wakil kepala sekolah, guru mata pelajaran, guru bimbingan konseling dari berbagai kabupaten/kota.

Pemicu ketegangangan adalah perilaku Muhammadun yang merokok di dalam ruangan tertutup berpendingin udara. Plt Kepala Dinas Sosial Kalsel ini juga hanya menggunakan sandal dalam acara yang terbilang resmi.

“Saya merasa tidak kuat dengan asap rokok. Saya merasa sudah dengan cara yang sangat sopan menyampaikan kepada beliau (Muhammadun),” papar Amalia Wahyuni.

“Namun beliau tidak terima dan meminta saya keluar. Kemudian beliau menanyakan nama dan tempat saya mengajar,” imbuhnya.

Tidak lama kemudian, kepala sekolah tempat Amalia mengajar menelepon. Guru yang masih berstatus honorer ini juga diminta meninggalkan rapat koordinasi tersebut.

“Baru saja saya dipanggil kepala sekolah dan diminta untuk menghapus video saya di media sosial dengan alasan agar tidak menimbulkan keributan. Namun saya tidak mau,” tegas Amalia.

@cha

Baca Berita Menarik Lainnya :