Hasil Pantauan ke Lapangan, Bupati Dadang Supriatna Keluarkan Surat Edaran

Editor Bupati Bandung HM Dadang Supriatna memberikan pengarahan di sela-sela melakukan pemantauan di kawasan wisata Pacira, Minggu (16/5/2021). /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 443.1/1076/DISPARBUD Tentang Hasil Evaluasi Aktivitas Kepariwisataan. SE itu ditujukan kepada seluruh pengelola tempat wisata di Kabupaten Bandung.

“Surat Edaran ini merupakan hasil pemantauan lapangan dan rakor (rapat koordinasi) Satgas Covid Kabupaten Bandung,” ucap Bupati Dadang Supriatna di Soreang, Minggu (16/5/2021).

Poin-poin dalam SE tersebut, urai bupati, antara lain memperbolehkan kawasan wisata alam untuk beroperasi, dengan catatan memperketat protokol kesehatan (protkes), membatasi kapasitas hingga 50% dan membatasi waktu kunjungan hingga pukul 16.00 WIB.

Pengetatan protkes juga ditujukan bagi pengelola usaha akomodasi dan makan minum. Yaitu hotel, penginapan, restoran, rumah makan, kafe dan sejenisnya.

Sama halnya dengan tempat wisata alam, pembatasan kapasitas 50% juga diterapkan di tempat usaha makan minum. Namun jam operasional lebih panjang, yaitu hingga pukul 21.00 WIB.

“Untuk tempat wisata tirta seperti kolam renang, Waterboom dan sejenisnya, ditutup sampai waktu yang akan ditentukan lebih lanjut,” jelas bupati.

Lain halnya dengan kolam rendam atau pemandian air panas, lanjut Dadang Supriatna, meskipun sejenis wisata tirta namun masih diperbolehkan untuk beroperasi.

“Tentunya dengan protkes ketat, kapasitas 50% dan menggunakan pembatas di kolamnya, agar pengunjung tidak berkerumun. Kolam hanya untuk berendam, bukan berenang,” bener Kang DS, sapaan akrab bupati.

Satu hal lagi, tambah Kang DS, kolam rendam atau pemandian air panas harus mendapat rekomendasi dari camat selalu ketua satgas di kewilayahan.

“Apabila pengelola melanggar apa yang sudah ditetapkan dalam Surat Edaran, maka akan mendapat sanksi sesuai ketentuan,” pungkas Kang DS.@maf

Baca Juga :  Di AS Facebook, Instagram dan Whatsapp Sudah Online, di Indonesia Masih Down

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

9 Korban Ditemukan, Operasi SAR Perahu Terbalik Kedungombo Ditutup

Sen Mei 17 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya mengatakan, hari ini, 17 Mei 2021, operasi SAR kecelakaan perahu wisata di Waduk Kedungombo resmi ditutup. Hal itu dilakukan setelah Senin pagi tadi Tim SAR gabungan menemukan korban bernama Niken Safitri umur 8 tahun. Korban ditemukan mengambang oleh tim SAR gabungan yang […]