VISI.NEWS | BANDUNG – Pencegatan armada bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza oleh pasukan Israel kembali memicu sorotan internasional. Dalam misi terbaru bertajuk Global Sumud Flotilla, sebanyak 77 kapal dilaporkan dicegat angkatan laut Israel saat berupaya menembus blokade Gaza.
Dilansir Aljazeera, operasi pencegatan berlangsung sejak Senin (18/5/2026). Israel disebut mengerahkan armada laut lengkap untuk menghentikan kapal kapal bantuan dan menahan ratusan relawan internasional yang berada di dalamnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian besar di Indonesia setelah diketahui terdapat sembilan warga negara Indonesia yang ikut dalam misi kemanusiaan tersebut. Kementerian Luar Negeri RI memastikan pemerintah terus memantau kondisi para WNI yang kini ditahan Israel.
“Betul,” kata Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia Kemlu RI, Heni Hamidah, dalam keterangannya dikutip, Rabu (20/5/2026).
Informasi mengenai keterlibatan WNI sebelumnya disampaikan oleh Global Peace Convoy Indonesia. Para WNI berasal dari berbagai lembaga kemanusiaan dan media yang tergabung dalam armada bantuan internasional menuju Gaza.
Pencegatan armada kemanusiaan ini memperlihatkan masih tingginya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah, terutama terkait blokade Israel terhadap Gaza. Di sisi lain, aksi penahanan relawan sipil internasional juga berpotensi memicu tekanan diplomatik dari berbagai negara yang warganya ikut dalam misi tersebut.
Kasus ini bukan pertama kali terjadi. Sejumlah misi bantuan kemanusiaan ke Gaza sebelumnya juga pernah dicegat Israel dengan alasan keamanan. Namun, keterlibatan banyak relawan internasional termasuk WNI membuat perhatian publik terhadap insiden kali ini semakin besar.
Berikut 9 WNI yang diculik tentara Israel berdasarkan laporan GPCI:
1. Herman Budianto Sudarsono. (GPCI – Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
2. Ronggo Wirasanu. (GPCI – Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
3. Andi Angga Prasadewa – (GPCI – Rumah Zakat) Kapal Josef
4. Asad Aras Muhammad – (GPCI – Spirit of Aqso) Kapal Kasr-1
5. Hendro Prasetyo. (GPCI – SMART 171) Kapal Kasr-1
6. Bambang Noroyono. (REPUBLIKA) Kapal BoraLize
7. Thoudy Badai Rifan Billah (REPUBLIKA) Kapal Ozgurluk
8. Andre Prasetyo Nugroho – (Tempo) Kapal Ozgurluk
9. Rahendro herubowo (Tim Media GPCI dan iNews) Kapal Ozgurluk. @desi