Kekeringan Parah di AS, Ditemukan Mayat 4 Dekade di Danau

Editor Polisi AS menemukan mayat ketika air danau surut akibat kekeringan parah yang melanda sebagian besar AS./istockphoto/katarzyna bialasiewicz/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Mayat yang diduga berusia empat dekade dan dibuang di sebuah danau AS ditemukan.

Pada Senin (2/5/2022), polisi mengatakan jumlah mayat bisa terus bertambah karena air danau surut akibat kekeringan yang memburuk.
Mayat itu ditemukan ketika beberapa orang pelaut di Danau Mead dekat Las Vegas menemukan tong berkarat pada akhir pekan lalu. Tong itu ternyata berisikan mayat.

Detektif yang menyelidiki misteri tersebut mengatakan kontainer itu telah berada di reservoir sejak 1980-an.

“Ini akan menjadi kasus yang sangat sulit untuk dipecahkan,” kata polisi Metro Las Vegas Ray Specer kepada 8newsnow.com seperti dilansir CNN Indonesia dari AFP, Senin (2/5).

“Saya akan mengatakan ada peluang yang sangat bagus ketika permukaan air turun sehingga kita akan menemukan sisa-sisa manusia tambahan.”

Kawasan di sekitar Las Vegas secara historis menjadi sarang kejahatan terkait mafia yang diyakini membuang mayat musuh mereka ke perairan dalam.

Kekeringan bersejarah yang melanda sebagian besar Amerika Serikat bagian barat membebani sumber air, dengan waduk dan danau turun ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Danau Mead, yang dialiri Sungai Colorado setelah melewati Grand Canyon, adalah waduk buatan manusia terbesar di Amerika Serikat. Itu dibuat pada 1930-an dengan pembangunan Bendungan Hoover dan memasok air minum ke 25 juta orang.

Namun, levelnya saat ini hanya 321 meter. Level tersebut menjadi yang terendah sejak 1937.

Otoritas air pada April 2022 mengatakan katup masuk – pipa yang mengambil air untuk dibersihkan dan digunakan manusia – sekarang terlihat. Itu menjadi indikator kesehatan reservoir yang mengkhawatirkan.

Para ilmuwan mengatakan megadrought selama beberapa dekade di AS barat sedang diperburuk oleh pemanasan global buatan manusia.

Baca Juga :  PBB Desak Rusia Akhiri Perang di Ukraina

Pembakaran bahan bakar fosil yang tidak terkendali telah menyebabkan planet kita menghangat, mengubah pola cuaca dan memicu badai dahsyat di beberapa daerah sementara yang lain memanggang dalam kekeringan yang menyakitkan. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tradisi Halal Bihalal Terus Jaga Sambil Gerakkan Sektor Ekonomi Kota Surabaya

Sel Mei 3 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SURABAYA – PDIP Kota Surabaya menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah kepada seluruh umat muslim, khususnya yang ada di Kota Pahlawan. “Selamat Lebaran, selamat Idul Fitri  1443 H. Mohon maaf lahir dan batin. Ini momentum indah untuk bergembira dan berbahagia  bersama […]