RT Berperan dalam Menentukan Wilayah Jadi Zero Covid

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Penanganan Covid-19 tak hanya dengan menerapkan protokol kesehatan, namun kekuatan masing-masing Rukun Tetangga (RT), juga berperan penting menentukan sebuah wilayah agar menjadi “Zero Covid-19”, sehingga warganya benar-benar terbebas dari pandemi.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Batang Wihaji, usai menyerahkan piala dan hadiah lomba Kampung Zero Covid, dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-76 Kemerdekaan RI, di halaman Pendopo, Kabupaten Batang, Jumat lalu.

“Tujuan lomba ini supaya timbul semangat agar tetap melakukan pencegahan Covid-19, dari mulai tingkat RT karena menjadi dasar untuk mewujudkan Kampunh Zero Covid,” ungkapnya.

Kekuatan lokal sangat berperan penting untuk mengedukasi, melakukan pencegahan dan penanganan.

“Kalau RT ok, insyaallah sampai ke seluruh wilayah juga ok,” tuturnya.

Lomba tersebut merupakan sebuah apresiasi dan motivasi karena masing-masing RT dan desa telah berupaya semaksimal mungkin mencegah maupun menangani pandemi. Yang jelas lomba itu menjadi simbol pertama yang diapresiasi kepada RT dan desa yang sudah berjuang mencegah Virus Corona.

“Kedepan akan kami lihat perkembangannya. Semoga pandemi cepat selesai, sehingga semua fokus ke perbaikan ekonomi,” harapnya.

Salah satu pemenang, H. Ahmad Husaini, ketua RT 1 RW 3 Kelurahan Proyonanggan Selatan mengutarakan, prestasi ini dapat terwujud berkat dukungan dari pihak kelurahan yang membimbing dan mendukung warga.

“Alhamdulillah mendapatkan juara 1, dengan guyub rukun seluruh warganya,” katanya.

Ia mengatakan, untuk mewujudkan Kampung Zero Covid, tentu mengalami banyak kendala. Misalnya apabila ada salah satu warga yang tidak memiliki gawai, agak sedikit lambat dalam memberikan informasi seputar perkembangan pandemi.

“Meski begitu warga kami tetap bersemangat mengikuti arahan dari pemerintah,” ujar dia.

Sebagai langkah upaya, warga desa bersatu guyub rukun sesuai anjuran pemerintah, dengan tetap menerapkan prokes.

Baca Juga :  Lapak Pedagang Diatur Sesuai Prokes, Ganjar Ingin Pasar Puri Baru Jadi Contoh

“Saat itu ada warga yang kurang mematuhi anjuran pemerintah, cukup kami beri sanksi administratif dengan melakukan kerja bakti dan bukan dalam bentuk denda uang karena memberatkan,” imbuhnya.

Ia menerangkan, selain piala, ada pula hadiah uang tunai sebesar Rp5 juta, yang rencananya akan digunakan untuk mendukung lomba Inovasi Pemberdayaan Perempuan.

“Rencana untuk membantu Kampung Jamune Bu’e dan dimasukkan kas RT,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan Batang, dr. Didiet Wisnuhardanto menambahkan, hingga malam tadi tidak ada penambahan kasus warga yang terkonfirmasi Covid-19.

“Alhamdulillah tiga orang sudah sembuh dan tujuh lainnya masih menjalani Isolasi mandiri,” pungkasnya. @andi s

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Melalui Tanam Perdana, Kabupaten Cianjur Diharapkan Bisa Jadi Sentra Benih Kentang

Rab Okt 6 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Barat melaksanakan tanam perdana kentang kegiatan “Pengembangan benih/bibit unggul dan teknologi balitbangtan” bersama anggota DPR-RI komisi IV Dapil Jabar III, di Desa Sindangjaya Kec. Cipanas, Cianjur, Rabu (06/10/21). Peneliti sekaligus penanggung jawab kegiatan, Dr. Meksy Dianawati melaporkan terdapat tiga varietas unggul […]