Kena OTT Saber Pungli Lagi, Ketua GNPK RI, “Disdik Tidak Naik Kelas”

Editor :
Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung. /visi.news/ist

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Ketua Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Kabupaten Bandung Imam Supardi menyayangkan terjadinya lagi operasi tangkap tangan (OTT) pungli terhadap aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung oleh Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pungli Jawa Barat.

Baca juga

Tiga ASN Disdik Kena OTT Lagi, Saber Pungli Jabar Apresiasi Sikap Koperatif Bupati Bandung

Diduga Pungli, Mantan Kabid  Pemkab Bandung Dituntut 1 Tahun 3 Bulan

Setelah Divonis 1 Tahun, Ini Status PNS Mantan Kabid SMP Disdik Kab. Bandung

“Disdik tidak naik kelas. Seharusnya dilakukan penataan ulang pejabat yang ada dilingkungan Disdik Kabupaten Bandung, dua kali dengan kasus yang hampir sama seperti jatuh ke lubang yang sama. Ada yang tidak beres tentunya dalam sistem kerja yang ada di dinas pendidikan ini,” ungkapnya kepada VISI.NEWS, Sabtu (17/7/2021).

Menurut Imam, sistem kerja di lingkungan dinas tersebut harus segera dibenahi, dan ini akan menjadi peer penting dalam 99 hari kerja Bupati Bandung. Dalam rentang waktu yang tidak terlalu lama terjadi dugaan kasus yang hampair sama, menurutnya harus dilakukan koreksi yang lebih mendalam. “Kita tentu tidak ingin kalau sampai ada ‘kultur’ seperti itu. Setiap urusan harus ada duitnya, ini yang akan menjadikan dunia pendidikan kita tidak pernah bisa beranjak,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Imam, dunia pendidikan di Kabupaten Bandung sekarang sudah saatnya tidak banyak direpotkan oleh masalah non teknis. Semua stakeholder pendidikan harus lebih fokus untuk meningkatkan sistem pendidikan yang lebih baik, agar di masa pemerintahan pasangan Bedas ini bisa benar-benar bedas mengangkat rata-rata lama sekolah dari 8,6 tahun menjadi 12 tahun.

Baca Juga :  Ungkap Misteri Kematian Wanita Muda di Kolam, Polisi Masih Tunggu Hasil Autopsi

“Semua stakeholder pendidikan, terutama di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung harus bisa menjadi yang terdepan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan rata-rata lama sekolah. Kalau berkutat terus pada masalah non teknis, ganti bupati masalah sebelumnya belum juga bisa dituntaskan, bagaimana pemerintahan yang baru ini bisa beranjak,” ungkapnya.

Imam juga sangat berterima kasih atas intensnya Saber Pungli Jawa Barat melakukan pengawasan dan OTT di Kabupaten Bandung karena diharapkan ke depan pemerintahan yang dipimpin pasangan Bedas bisa berbeda dan mengedepankan clean goverment dan good governance sebagaimana kampanye yang diusungnya.@alfa/asa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jual Obat Covid-19 di Atas HET, Tiga Pemilik Apotek Jadi Tersangka

Sab Jul 17 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Polresta Bogor Kota, Jawa Barat, menemukan tiga apotek yang menjual obat Covid-19 dengan harga sangat tinggi, di atas harga eceran tertinggi (HET) dan menetapkan pemiliknya sebagai tersangka. “Kami menemukan ketiga apotek tersebut menjual obat antivirus dengan harga sangat tinggi, setelah sebelumnya melakukan penyelidikan selama dua hari, berdasarkan […]