Klarifikasi dan Minta Maaf, KPU Kab. Bandung Datangi Sekretariat PWI

Ketua KPU Kab Bandung Agus Baroya saat diwawancarai wartawan di sekretariat PWI Kab. Banding, Srmasa (29/9/2020)./visi.news/apih igun
Jangan Lupa Bagikan

VISINEWS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung akhirnya mendatangi para wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) di sekretariat PWI Kab. Bandung, Jalan Sekeloa, Desa Pamekaran, Soreang, Selasa ( 29/9/2020).

Para kesempatan itu Ketua KPU Kabupaten Bandung datang bersama jajaran komisioner dan Sekretaris KPU.

“Kami sampaikan kedatangan kami ke sekretariat PWI yakni untuk klarifikasi dan meminta maaf,” ujar Ketua KPU Kab Bandung Agus Baroya.

Klarifikasi KPU dengan wartawan terkait larangan peliputan media saat rapat umum pengambilan nomor urut dalam tahapan Pilkada Kabupaten Bandung pada, 24 September 2020 lalu.

Ketua KPU Kab Bandung Agus Baroya foto bersama usai silaturahmi di sekretariat PWI Kab. Bandung, Selasa (29/9/2020)./visi.news/apih igun

“Kami juga datang untuk membangun kesepahaman dengan wartawan. Tentunya kami juga sangat berterima kasih dan sekaligus meminta maaf terkait insiden pelarangan liputan di Hotel Sutan Raja beberapa waktu lalu,” tambahnya.

Agus Baroya juga menyampaikan apresiasi atas kritikan yang membangun terhadap KPU dengan semua penyampaian berita-berita yang dimuat seluruh media.

“Saya sangat berterimakasih dengan rekan-rekan media atas semua pemberitaan dan kritikan yang membangun kinerja kami. Ke depan kami siap memperbaiki kinerja kami yang dianggap kurang baik,” tegasnya.

Sedangkan Sekretaris KPU Irman, mengatakan sebaiknya wartawan dan KPU jangan ada sekat. Untuk itu kehadirannya ke sekretariat PWI dalam rangka islah terkait hal tersebut.

“Kami ingin KPU dan wartawan membangun hubungan baik secara emosional sehingga tidak kaku jika sesuatu yang harus dibahas bersama,” tutur Irman.

Ketua PWI Kabupaten Bandung H Rahmat Sudarmadji mengatakan dirinya sangat mengapresiasi kehadiran Ketua KPU ke kantor PWI.

“Selain KPU bermaaf-maafan dengan kita, namun ada keinginan kami agar KPU dan wartawan bisa lebih bersinergi. Dan agar agenda KPU ke depan terkait ruang jumpa pers serta fasilitas lain terkait pemberitaan,” katanya.

Diakhir perbincangannya, Ketua PWI mengusulkan agar KPU menyediakan media center, agar wartawan bisa bekerja lebih baik di media center KPU.

“Kita harapkan KPU menyediakan fasilitas media center wartawan yang liputan disana,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, tahapan dalam pengambilan nomor urut bagi para pasangan calon Bupati dan Wakil bupati Kabupaten Bandung periode 2021-2026 di Hotel Sutan Raja Soreang, Kabupaten Bandung, pada 24 September 2020.

Namun KPU Kabupaten Bandung tidak memperbolehkan para awak media meliput dengan alasan protokol kesehatan.

Imbas dari larangan itulah, Wartawan memboikot pemberitaan KPU Kab Bandung, dalam tahapan Pilkada serentak sampai 9 December 2020.@pih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Warga Desak Bupati Bandung Segera Angkat PPAT di Kecamatan Baleendah

Sel Sep 29 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Belum adanya camat definitip di Kecamatan Baleendah menyulitkan banyak warga yang akan menguruskan surat-surat tanahnya. Padahal, setiap minggunya bisa puluhan akta jual beli dan sertifikat yang harus diproses oleh camat selaku pejabat pembuat akta tanah (PPAT). “Harapan warga Kecamatan Baleendah segera memiliki seorang camat definitip atau […]