Ksatria Pinilih (Kang DS): Kesejahteraan Masyarakat Jadi Prioritasnya

Editor :
Bupati Bandung terpilih, Kang DS, saat memberikan bantuan kepada masyarakat./visi.news/ki agus.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS — Masyarakat Kabupaten Bandung telah memilih, diantara satu Ksatria dan dua Srikandi yang berlaga untuk menjadi pimpinan daerah. Dan sang Ksatria berhasil meraih kepercayaan masyarakat dan memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara gemilang.

Sang Ksatria atau Bupati Bandung terpilih, H. M. Dadang Supriatna (Kang DS), mengatakan, ini bukan kemenangan dirinya atau BEDAS, tapi ini kemenangan masyarakat yang menginginkan perubahan secara signifikan.

Sebagai yang menerima amanah dari masyarakat, Kang DS menuturkan, sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945, dijelaskan, bahwa rakyat Indonesia berhak mendapatkan pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan yang layak.

“Hal itu harus direalisasikan agar masyarakat Kabupaten Bandung bisa hidup berkecukupan dan sejahtera,” katanya via telepon, Jum’at (1/1/2021).

Kang DS merencanakan penggalian potensi Sumber Daya Manusia dan potensi kepariwisataan, sebagai salah satu upaya mengangkat kehidupan perekonomian masyarakat. Selanjutnya dia memfokuskan diri pada aspek pelayanan publik.

Dia menilai, selama ini pelayanan publik yang dilakukan ASN/PNS belum sepenuhnya maksimal. Untuk itu dia berkeinginan merubah pandangan tersebut, agar pelayanan terhadap masyarakat bisa benar-benar sepenuhnya dirasakan masyarakat.

“Tapi kami tidak bisa bekerja sendiri. Informasi dan masukkan dari masyarakat sangat kami perlukan juga,” ujar dia.

Terutama informasi, imbuh dia, mengenai perkembangan perekonomian, sosual, kebutuhan masyarakat saat ini, juga penyelenggaraan pembangunan yang sudah dilakukan sebelumnya. Dengan demikian bisa dilakukan pembenahan-pembenahan agar bisa menciptakan kenyamanan.

Kang DS juga mengajak semua masyarakat untuk bekerja sama, saling bahu membahu, bergototong royong, meningkatkan tali silaturahmi, dan meningkatkan rasa kekeluargaan untuk membangun Kabupaten Bandung. Karena instrumen tersebut merupakan kesuksesan dalam setiap perencanaan serta setiap program yang dibuat. @qia.

Baca Juga :  Dianggap Tak Netral, Bupati Bandung Dapat Teguran Mendagri

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Nama Anda Sudah Masuk Daftar Vaksinasi Massal? Silakan Cek di Peduli Lindungi

Jum Jan 1 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Pemerintah sudah mendatangkan sebanyak 3 juta dosis vaksin Covid-19 dari Cina dalam dua gelombang. Pada tahap pertama, 1, 2 juta vaksin Sinovac sudah tiba pada 6 Desember 2020. Gelombang kedua, Indonesia kembali menerima 1, 8 juta dosis vaksin Sinovac pada 31 Desember 2020 lalu. Kendati begitu, masih […]