Search
Close this search box.

Lewat Alat Elektronik, PLN ULP Baleendah dan UP3 Majalaya Dorong Pengembangan UMKM

Bagikan :

VISI.NEWS | CIPARAY – PLN ULP Baleendah dan UP3 Majalaya bersama Koperasi Unit Desa (KUD) Ciparay dan UMKM Kawasan menyelenggarakan program ruang kerja komunitas bagi para pelaku Usaha Mikro Koperasi Desa yang bertempat di Kantor KUD Desa Pakutandang Kecamatan Ciparay, Selasa (28/11/2023).

Manager PLN ULP Baleendah, Wildan Arya Putra menyampaikan informasi kepada warga masyarakat khususnya pelaku UMKM terkait adanya alat elektronik yang bermanfaat “Electrifying Lifestyle” dalam hal ini yang bisa membantu kesehariannya untuk berdagang, termasuk mendorong serta meningkatkan tarif hidup dan memberdayakan kembali perekenomian warga masyarakat.

“Kami ikut mendorong warga masyarakat agar lebih produktif dan menguatkan potensi-potensi usahanya yang sudah ada, PLN Baleendah bekerjasama dengan salah satu perusahan yang memproduksi alat elektronik, Kompor listrik (induksi) dan Hotpot dapat digunakan sehari hari untuk pengganti gas subsidi,”kata Wildan, kepada VISI.NEWS dilokasi.

Dirinya menyatakan bahwa, alat-alat elektronik tersebut cukup menghemat biaya. Terlebih jika dibandingkan dari selama pengeluaran modal kebutuhan memasak.

“Informasi yang didapat dari salah satu pedagang, pengeluaran perbulan selama ini dengan menggunakan gas subsidi yang biasa dipakai masyarakat bisa sampai membeli 2-3 tabung. Katanya gas subsidi itu harganya Rp.25.000 per tabung, jadi kalau kali tiga tabung perbulan bisa mengeluarkan Rp.75.000, sedangkan jika menggunakan kompor listrik perbulan pengeluarannya beragam, kita estimasi kalau memasak satu jam perhari, dengan rata-rata estimasi 600 watt untuk satu bulan cukup bayar listrik hanya Rp.32.000, jadi jauh sekali perbandingannya,”ucapnya

“Kami akan hybrid program ini, saat ini baru daerah Ciparay, di KUD bisa diberdayakan, lahannya ini kan ada, tinggal pengelolaanya, kita akan bantu bangkitkan kembali, karena selama ini tidak ada kegiatan atau aktifitas yang bisa meningkatkan perekonomian disini,” tambahnya.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha 2026, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Pastikan Ketersediaan dan Kesehatan Hewan Kurban

Dirinya berharap, dengan adanya edukasi dan pemahaman yang disampaikan kali ini kepada warga masyarakat khususnya para pelaku UMKM di Ciparay, agar dapat mempertimbangkan membeli alat-alat elektroknik tersebut tanpa keraguan.

“Sangat aman, jangan ragu-ragu lagi dengan penggunaan alat elektronik ini, banyak kok ditempat restoran dan UMKM di kota dan daerah lain sudah menggunakan kompor induksi,” pungkasnya. @gvr

Baca Berita Menarik Lainnya :