Search
Close this search box.

Menag Irfan Yusuf Pastikan Layanan Jemaah Haji Indonesia Siap di Arafah

Lantunan “Labbaik Allahumma Labbaik (Ya Tuhan, ini saya menjawab panggilan-Mu)…,” tak hentinya diucapkan para jemaah haji yang berbondong-bondong ke Masjid Namirah di Arafah, sekitar 15 km timur Mekah. /saudigazette.com.sa

Bagikan :

VISI.NEWS | ARAFAH — Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, turun langsung meninjau kesiapan layanan jemaah haji Indonesia di kawasan Arafah menjelang puncak ibadah haji di Armuzna. Peninjauan difokuskan pada kesiapan konsumsi, sanitasi, hingga fasilitas pendukung yang ramah bagi lansia dan disabilitas.

Rombongan Amirul Hajj turut hadir dalam peninjauan ini untuk memastikan seluruh layanan dasar jemaah dalam kondisi siap saat puncak pergerakan haji berlangsung.

“Hari ini kita memeriksa kesiapan tenda-tenda di Arafah dan Mina, kesiapan makanan, kesiapan toilet, kesiapan klinik-kliniknya kita lihat,” ujar Menhaj.

Konsumsi dan Logistik Siap Saji

Salah satu fokus utama adalah ketersediaan logistik makanan siap saji atau Ready to Eat (RTE). Menhaj bersama Muhaimin Iskandar meninjau langsung gudang penyimpanan yang berisi menu khas Indonesia, termasuk rendang daging, yang akan disiapkan bagi jemaah selama Armuzna.

“Namanya gudang memang tempat penyimpanan makanan, tapi yang penting tadi saya lihat kebersihannya,” tambah Menhaj, memastikan kualitas dan kebersihan makanan untuk jemaah, khususnya lansia.

Sanitasi dan Toilet Darurat

Fasilitas sanitasi juga menjadi perhatian serius. Rombongan meninjau kondisi toilet darurat, termasuk aliran air dan kelayakan penggunaannya. Saat ini, rasio toilet di Arafah berada pada kisaran satu unit untuk 50 jemaah. Meski belum ideal, fasilitas yang ada dimaksimalkan untuk pelayanan, terutama bagi lansia.

“Toilet tadi saya tanya memang belum ideal, tapi untuk ukuran Arafah saat ini satu banding lima puluh,” jelas Menhaj. Pemerintah melalui Kemenhaj juga berencana berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi untuk menambah jumlah toilet pada musim haji mendatang.

Kenyamanan Tenda dan Ruang Istirahat

Pengecekan dilanjutkan pada tenda dan tempat istirahat jemaah. Menhaj bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, dan tokoh masyarakat Yusuf Hamka, mencoba langsung fasilitas kasur dan ruang istirahat untuk memastikan kenyamanan.

Baca Juga :  Surat Edaran Mendikdasmen 7/2026 Bawa Kepastian bagi Guru Non ASN

Seluruh rangkaian peninjauan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan haji yang aman, nyaman, dan ramah bagi jemaah lansia.

“Hari ini dan beberapa hari ke depan, kami akan terus bekerja keras memastikan semua siap,” tutup Menhaj.

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :