VISI.NEWS | BADUNG, BALI – Muktamar ke-6 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berlangsung pada 24-25 Agustus 2024 di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, telah menetapkan dua tokoh penting untuk memimpin partai tersebut dalam periode 2024-2029. Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, terpilih kembali sebagai Ketua Umum PKB, sementara Wakil Presiden Ma’ruf Amin ditetapkan sebagai Ketua Dewan Syuro PKB.
Penetapan Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum PKB
Muhaimin Iskandar terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PKB setelah mendapatkan dukungan penuh dari 38 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB yang tersebar di seluruh Indonesia¹. Penetapan ini dilakukan dalam rapat pleno yang dipimpin oleh Jazilul Fawaid. Para peserta muktamar dengan suara bulat menyetujui penunjukan kembali Cak Imin untuk memimpin PKB selama lima tahun ke depan.
Ma’ruf Amin sebagai Ketua Dewan Syuro PKB
Selain penetapan Cak Imin, Muktamar PKB juga menetapkan Ma’ruf Amin sebagai Ketua Dewan Syuro PKB. Penetapan ini berdasarkan hasil rapat para kiai yang disampaikan oleh Cak Imin dalam bentuk tayangan video kepada para peserta muktamar. Ma’ruf Amin, yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia, mendapatkan dukungan penuh dari seluruh peserta muktamar.
Acara Pembukaan dan Penutupan Muktamar
Acara pembukaan Muktamar ke-6 PKB dihadiri oleh Ma’ruf Amin dan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto. Kedua tokoh tersebut disambut hangat oleh Cak Imin dan seluruh peserta muktamar. Ma’ruf Amin mengenakan jas hitam dan bersarung, sementara Hadi Tjahjanto mengenakan batik berwarna cokelat.
Muktamar ini diikuti oleh 2.888 peserta yang terdiri dari berbagai perwakilan DPW PKB di seluruh Indonesia. Acara penutupan dijadwalkan akan dihadiri oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto pada Minggu, 25 Agustus 2024.
Harapan untuk Masa Depan PKB
Dalam sambutannya, Ma’ruf Amin berharap PKB dapat menjadi partai yang solid dan mampu memberikan solusi bagi bangsa Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di dalam tubuh partai untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan.
@uli