Search
Close this search box.

Panglima TNI: Kita Sedang Perang Semesta Melawan Musuh Tak Kelihatan

Penglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, bersama Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, memberikan penjelasan kepada wartawan tentang peninjauan pelaksanaan vaksinasi massal di Balai Kota Solo/visi.news/tok suwarto

Bagikan :

VISI.NEWS – Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, menyatakan, saat ini kita sedang dalam situasi perang semesta menghadapi musuh yang tidak kelihatan, yakni Covid – 19.

Dalam perang tersebut setiap orang secara individu maupun kelompok memiliki peran penting agar kita memenangkan perang tersebut.
“Karena kita menghadapi musuh yang tidak kelihatan, Covid – 19, kita harus melakukan perang bersama-sama, melakukan perang secara semesta. Masing-masing pribadi individu dan kelompok, memiliki peran sangat penting untuk memenangkan perang, yakni dengan vaksinasi dan disiplin memakai masker,” ujar Panglima seusai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Pendhapi Gedhe Balai Kota Solo, bersama Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (17/7/2021).

Penglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, bersama Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Balai Kota Solo/visi.news/tok suwarto

Marsekal Hadi Tjahjanto, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah menunjukkan peran penting baik secara pribadi maupun kelompok dalam peperangan melawan musuh yang tidak kelihatan, Covid – 19 tersebut.

Menurut dia, saat ini kita diserang 3 varian Covid, yakni Covid Wuhan, Covid Inggris dan Covid Delta. Dalam memerangi ketiga varian Covid tersebut, Panglima TNI mengajak peran aktif masyarakat secara perorangan maupun kelompok.

“Peran aktif yang dibutuhkan, yaitu dengan vaksinasi dan secara disiplin memakai masker,” tandasnya.

Selain kedua hal tersebut, Marsekal Hadi Tjahjanto, menyebutkan, yang perlu dilaksanakan masyarakat dalam perang semesta melawan Covid – 19 adalah, pakai masker dan isolasi mandiri.

“Mari, jadikan kebiasaan menggunakan masker dan isolasi mandiri sebagai budaya untuk melawan musuh yang tidak kelihatan, Covid – 19,” ajaknya.

Baca Juga :  Prabowo Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Kepintaran

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, mengingatkan, meskipun saat ini telah dilakukan berbagai pembatasan melalui PPKM darurat, ancaman penyebaran Covid – 19 masih sangat tinggi.

Dalam upaya menekan laju penyebaran dan penularan Covid – 19 dia mengajak seluruh lapisan masyarakat bersinergi dan berupaya mendapatkan vaksinasi.
“Kita mengajak para relawan, aktivis dan mahasiswa yang punya kemampuan menjadi vaksinator, untuk bergabung dalam upaya mempercepat vaksinasi,” ujarnya.

Kapolri menambahkan, bersamaan dengan peninjauan tersebut juga dilepas penyaluran bantuan sosial berupa 30.000 paket sembako untuk warga masyarakat yang terdampak pemberlakuan pembatasan PPKM darurat.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan 147 ton beras untuk membantu masyarakat yang mobilitasnya terdampak pemberlakuan pembatasan PPKM darurat.@tok

Baca Berita Menarik Lainnya :