Search
Close this search box.

Pariwisata Arab Saudi Tembus Rekor Baru, 122 Juta Orang

Galeri perspektif Distrik Kota Tua AIUla di wilayah Arab Saudi. /saudigazette.com.sa

Bagikan :

  • Total belanja wisata sepanjang 2025 mencapai sekitar 300 miliar riyal Saudi (SR).

VISI.NEWS | RIYADH – Sektor pariwisata Arab Saudi mencatat capaian impresif sepanjang 2025 dengan jumlah wisatawan menembus 122 juta orang, baik domestik maupun mancanegara. Lonjakan kunjungan ini menegaskan posisi Arab Saudi sebagai salah satu destinasi dengan pertumbuhan tercepat di kawasan Timur Tengah.

Kementerian Pariwisata Arab Saudi dalam laporan awalnya, seperti dikutip dari Saudi Gazette, Senin (22/1/2026), menyebutkan total belanja wisata sepanjang 2025 mencapai sekitar 300 miliar riyal Saudi (SR). Angka tersebut meningkat sekitar 6 persen dibandingkan tahun 2024, seiring meningkatnya mobilitas wisata dan daya tarik destinasi di berbagai wilayah kerajaan.

Jumlah wisatawan pada 2025 juga menunjukkan kenaikan sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tren positif ini dinilai sebagai indikator kuat meningkatnya permintaan terhadap destinasi wisata Arab Saudi, sekaligus mendekatkan negara tersebut pada target Visi 2030 untuk meraih 150 juta wisatawan per tahun.

Pemerintah menilai capaian tersebut mencerminkan percepatan pertumbuhan sektor pariwisata dan kontribusinya yang semakin signifikan terhadap perekonomian nasional. Pariwisata kini menjadi salah satu sektor vital yang mendorong diversifikasi ekonomi di luar sektor minyak.

Pertumbuhan ini didorong oleh berbagai reformasi legislatif dan regulasi yang mempermudah investasi pariwisata. Selain itu, pemerintah juga memperluas portofolio destinasi dan produk wisata, mulai dari wisata rekreasi, budaya, alam, hingga pariwisata bisnis dan penyelenggaraan event berskala internasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, Arab Saudi juga gencar membangun infrastruktur dan meningkatkan kualitas layanan pariwisata. Program dukungan bagi investor, penyederhanaan perizinan, serta peningkatan pengalaman wisatawan menjadi fokus utama untuk mendorong lama tinggal dan rata-rata belanja wisatawan.

Upaya pengembangan sumber daya manusia turut memperkuat kesiapan sektor ini. Program pelatihan tenaga kerja lokal dan kebijakan lokalisasi pekerjaan di sektor pariwisata dinilai berperan penting dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Baca Juga :  Cuaca Bandung Hari ini, Hujan Masih akan Mengguyur

Di sisi promosi, kampanye pariwisata baik di dalam negeri maupun di pasar internasional terus digencarkan. Strategi pemasaran ini berhasil menarik segmen wisatawan baru dan memperluas jangkauan destinasi Arab Saudi di peta pariwisata global.

Sejalan dengan Visi 2030, Arab Saudi menargetkan kontribusi sektor pariwisata terhadap produk domestik bruto mencapai 10 persen. Pemerintah berkomitmen melanjutkan penguatan regulasi, mendorong kemitraan dengan sektor swasta, serta memastikan pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan demi mengukuhkan posisi Arab Saudi sebagai destinasi wisata kelas dunia.

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :