Search
Close this search box.

Pasar Kurma di Jeddah Ramai Menjelang Ramadhan

Pasar kurma di Jeddah ramai menjelang Ramadhan dengan jenis kurma yang paling banyak diminati adalah kurma Sukkari Qassim dan kurma Ruthana Madinah. /arabnews/ist

Bagikan :

  • Kurma menjadi makanan penting dalam daftar menu buka puasa bagi umat yang berpuasa.

VISI.NEWS | JEDDAH – Pasar kurma di Jeddah ramai menjelang Ramadhan 1445 H. Jenis kurma yang paling banyak diminati adalah kurma Sukkari Qassim dan kurma Ruthana Madinah.

Pasar kurma di kota Jeddah dan pusat-pusatnya telah menyaksikan pergerakan pasokan dan permintaan yang aktif dari warga dan penduduk yang ingin membeli jenis kurma terbaik dari pasar dan toko saat ini.

Penjual kurma menjamin ketersediaan berbagai jenis kurma dalam jumlah besar yang bersumber dari kota dan provinsi yang mengekspor kurma.

Karena kurma sangat penting dalam menu buka puasa bagi individu yang berpuasa, toko-toko komersial ini bersaing untuk menawarkan beragam kurma termasuk Khalas, Sukkari, Ruthana, Barhi, Al-Saqi dan Al-Safari.

Berdasarkan laporan Saudi Press Agency, beberapa penjual menjelaskan harga jual per kg berkisar SR25 (Rp 103.590) untuk kurma Al-Saqi, SR20 (Rp 99.500) untuk kurma Safawi, dan SR70 (Rp 290.000) untuk kurma Ajwa.

Sementara itu, sekotak kurma segar dihargai antara SR30 (Rp 124.300) hingga SR45 (Rp 186.500), Khalas Al-Ahsa seharga SR60 (Rp 248.600), dan Khalas Al-Qassim seharga SR120 (Rp 497.200).

Banyak pembeli yang mengatakan bahwa jenis kurma yang paling banyak diminati adalah kurma Sukkari Qassim dan kurma Ruthana Madinah. Mereka mencatat bahwa harga kurma meningkat menjelang Ramadhan, menekankan pentingnya kurma tidak hanya sebagai sumber nilai gizi tetapi juga karena hubungannya dengan nilai-nilai sosial, adat istiadat, dan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Selain itu, keterkaitan meja Ramadhan dengan hadirnya kurma mengikuti Sunnah Nabi.

Mahkamah Agung telah mendesak semua umat Islam di Kerajaan Arab Saudi untuk mengamati bulan sabit Ramadhan pada hari Minggu dan telah meminta agar siapa pun yang melihatnya, baik dengan mata telanjang atau melalui teropong, menginformasikan kepada pengadilan terdekat untuk mencatat kesaksian mereka secara resmi atau menghubungi pusat kesehatan terdekat. bantuan untuk mencapai pengadilan terdekat.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Perkuat Pemerataan Keuangan dan Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi

@mpa/arabnews.com

Baca Berita Menarik Lainnya :