VISI.NEWS | BANDUNG – Kabupaten Bandung kini memiliki ikon baru yang sarat makna sejarah. Sebuah patung Jenderal Sudirman berdiri megah di Kampung Bojong RT 13 RW 06, Desa Soreang, Kecamatan Soreang, dan resmi diresmikan hari ini, Senin, 10 November 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional.
Peresmian monumen ini menjadi simbol penghormatan terhadap semangat perjuangan Panglima Besar Jenderal Sudirman, yang dikenal dengan keteladanan, keberanian, dan dedikasinya terhadap bangsa Indonesia. Rencana pembangunan monumen ini telah dikonfirmasi oleh Polresta Bandung melalui unggahan di akun Instagram resminya, dan sejak diumumkan, langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat.
“Pembangunan Patung Jenderal Sudirman bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi wujud penghormatan terhadap semangat juang dan nilai-nilai nasionalisme yang diwariskan beliau,” tulis Polresta Bandung dalam keterangannya, beberapa waktu lalu. Acara peresmian digelar meriah dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, pelajar, serta masyarakat setempat.
Tak hanya sebatas seremoni, peresmian patung ini juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial dan hiburan rakyat, mulai dari pengobatan gratis, bakti sosial, hingga panggung hiburan bagi warga sekitar. Pemerintah Kabupaten Bandung berharap momentum ini dapat menjadi ajang memperkuat rasa persaudaraan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Kepala Desa Soreang menyampaikan bahwa lokasi Kampung Bojong dipilih karena strategis dan memiliki lahan memadai untuk dikembangkan sebagai kawasan monumen sekaligus ruang publik baru. “Kami ingin tempat ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk berkumpul, berinteraksi, sekaligus belajar tentang nilai perjuangan para pahlawan,” ujarnya.
Selain menjadi simbol sejarah, keberadaan patung ini juga diharapkan menambah nilai wisata edukatif dan budaya di kawasan Soreang. Masyarakat dan pelajar dapat menjadikannya destinasi untuk mengenal lebih dekat sosok Jenderal Sudirman dan perjuangannya mempertahankan kemerdekaan Indonesia di masa revolusi.
Antusiasme masyarakat pun tampak tinggi di media sosial. Banyak warga Bandung dan sekitarnya mengungkapkan rasa bangga serta mengapresiasi langkah pemerintah daerah. Beberapa pelaku UMKM di sekitar Desa Soreang bahkan menyambut optimistis, berharap kehadiran patung ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan membuka peluang ekonomi baru di sektor kuliner, kerajinan, serta produk lokal.
Dengan momentum Hari Pahlawan, monumen Jenderal Sudirman menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan tidak berhenti di masa lalu. Ia bisa dihidupkan kembali melalui karya nyata, kolaborasi masyarakat, dan pembangunan daerah yang berakar pada nilai-nilai nasionalisme.
Bandung sendiri dikenal sebagai kota perjuangan dengan sejarah panjang dalam pergerakan nasional, mulai dari peristiwa Bandung Lautan Api hingga lahirnya banyak tokoh militer dan pejuang kemerdekaan. Kini, berdirinya Patung Jenderal Sudirman di Soreang memperkuat identitas itu, sekaligus menjadi pengingat bagi generasi muda bahwa semangat pantang menyerah, keberanian, dan cinta tanah air tetap relevan dan harus terus diwariskan dalam kehidupan modern saat ini.
@uli