Search
Close this search box.

Perkuat Fondasi Pendidikan Karakter, Kementerian Agama Resmikan 8 Gedung RKB Madrasah di Jakarta dengan Dana SBSN

Kementerian Agama secara resmi meresmikan pembangunan gedung ruang kelas baru (RKB) di delapan lokasi madrasah yang tersebar di wilayah Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta pada Rabu (28/8/2024)./visi.news/ist

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA – Kementerian Agama secara resmi meresmikan pembangunan gedung ruang kelas baru (RKB) di delapan lokasi madrasah yang tersebar di wilayah Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta pada Rabu (28/8/2024). Pembangunan ini didanai oleh Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan total anggaran sebesar Rp 36,432 miliar. Delapan lokasi tersebut mencakup MIN 17 Jakarta, MIN 22 Jakarta, MTsN 14 Jakarta, MTsN 19 Jakarta, MTsN 32 Jakarta, MTsN 38 Jakarta, MAN 14 Jakarta, dan MAN 21 Jakarta.

Pada acara peresmian yang berlangsung di MAN 21 Jakarta, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Abu Rokhmad, menyampaikan apresiasinya terhadap prestasi luar biasa yang telah dicapai oleh madrasah-madrasah, meskipun dalam keterbatasan. “Anak-anak madrasah tidak hanya unggul dalam pengetahuan umum dan teknologi, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat. Dua pilar ini menjadi fondasi kokoh untuk masa depan Indonesia,” ujarnya.

Abu Rokhmad menegaskan pentingnya pendidikan karakter, terutama karakter keagamaan, dalam mendukung kemajuan bangsa. “Saya yakin Indonesia akan maju jika madrasah terus mengajarkan ilmu ini. Anak-anak kita dibekali dengan pendidikan karakter yang kuat, yang akan membawa Indonesia menuju kemajuan,” katanya.

Dalam sambutannya, Abu Rokhmad juga menekankan peran penting para guru madrasah dalam mendidik aspek ruhani dan spiritual siswa. “Guru-guru madrasah tidak hanya mengajar, tetapi juga mendoakan anak didiknya. Dedikasi seperti ini hanya ditemukan di madrasah,” ungkapnya.

Baca Juga : Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Ditantang Tingkatkan Kompetensi di Era AI

Sementara itu, Asisten Deputi Pendidikan Agama dan Keagamaan Kemenko PMK, Ahmad Saufi, menekankan pentingnya fasilitas yang memadai dalam proses belajar mengajar. Ia mengutip pesan dari Christophe Smith yang relevan dengan pendidikan di madrasah: pentingnya integritas, memberikan contoh yang baik, dan mempertimbangkan konsekuensi dari setiap tindakan.

Baca Juga :  Kemenag Pati Tutup Permanen Ponpes Milik AS Pemerkosa Santriwati

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Cecep Khairul Anwar, dalam laporannya mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap madrasah semakin tinggi. Setelah proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), tercatat bahwa jumlah pendaftar mencapai 65.000, sementara kapasitas kursi yang tersedia hanya sekitar 13.000. “Ini menunjukkan bahwa madrasah telah menjadi pilihan utama di DKI Jakarta,” ujarnya.

Cecep juga memaparkan berbagai prestasi yang telah dicapai oleh madrasah-madrasah di DKI Jakarta pada tahun 2023 di berbagai tingkat, dari kota hingga internasional. Ia berharap bahwa dengan adanya fasilitas baru yang didanai oleh SBSN ini, madrasah-madrasah di DKI Jakarta akan semakin termotivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi, dengan tetap menjaga akhlakul karimah. “Prestasi tanpa akhlakul karimah tidak ada artinya,” pungkasnya.

@rizalkoswara

Baca Berita Menarik Lainnya :