Pilkada Kab. Bandung 2024: Demokrat Usung Tiga Kandidat Pendamping Dadang Supriatna, Saeful Bachri Beri Sinyal

Editor Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung Saeful Bachri. /visi.news/engkos kosasih
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung Saeful Bachri mengungkapkan bahwa pada Minggu depan empat partai koalisi berencana membahas strategi dan langkah-langkah terkait mekanisme calon Wakil Bupati Bandung yang akan mendampingi calon Bupati Bandung Dadang Supriatna. Keempat partai koalisi itu, yakni Partai Demokrat, PKB, NasDem dan Gerindra.

Hal ini diungkapkan Saeful Bachri disela-sela mengikuti kegiatan pembekalan calon kepala daerah yang mendapatkan surat tugas dari DPP Partai Demokrat untuk persiapan menghadapi Pilkada Serentak Nasional 27 November 2024 mendatang.

Pelaksanaan pembekalan calon kepala daerah itu di Hotel Grand Sunshine Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (6/6/2024).

Pada kesempatan itu turut hadir
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), selaku Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat yang juga Presiden Indonesia keenam. Kehadiran SBY itu sebuah kehormatan bagi para kader Partai Demokrat maupun masyarakat Kabupaten Bandung.

“Pertemuan empat partai koalisi itu untuk membahas mekanisme calon dan wakilnya. Mencari wakilnya, dan sekretariat bersama atau tim sukses yang akan dibahas secara khusus,” kata Saeful Bachri.

Ia mengatakan untuk mendampingi calon Bupati Bandung Dadang Supriatna itu, ada tiga kader Partai Demokrat yang disiapkan. Ketiga kader itu, yakni Saeful Bachri sendiri, dan kader Partai Demokrat lainnya, yaitu Asep Ikhsan dan Asep Dadi.

“Ketika Gerindra, NasDem, PKB, dan termasuk kita dari Demokrat mengajukan nama-nama itu, tentu yang paling penting ada chemistry dengan calon Bupatinya. Jangan sampai dipaksakan tidak ada chemistry dengan calon Bupatinya,” katanya.

“Jangan sampai terjadi seperti kemarin. Itu sejarah. Kenapa chemistry ini penting. Kemarin kan tiga tahun masa baktinya, sekarang kan lima tahun masa baktinya,” imbuhnya.

Saeful berharap dalam membangun koalisi partai itu harus betul-betul, selain aspirasi dari partai koalisi tersebut harus sama-sama menjadi perhatian.

Baca Juga :  Ketua BP2MI Ambil Alih Penanganan Kasus TPPO Warga KBB di Myanmar

“Termasuk chemistry-nya dengan calon Bupati kita ini,” katanya.

Ia mengatakan bahwa Dadang Supriatna selaku Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung, yang saat ini menjabat Bupati Bandung tentunya punya hak untuk mengusulkan calon-calon wakil Bupati Bandung.

“Sah-sah saja. Senang-senang saja dan itu bagus. Yang jelas nanti intinya adalah yang keluar rekomendasi. Rekomendasi itu hanya satu,” ucapnya.

“Kami dari Partai Demokrat memang bagus dengan banyaknya yang ingin menjadi wakil Bupati Bandung mendampingi Pak Dadang Surpiatna,” imbuhnya.

Selain dari Partai Demokrat ada tiga nama yang diusulkan, kata dia, juga dari Nasdem juga ada. “Bagus banyak pilihan,” tuturnya.

Saeful berharap dalam pelaksanaan Pilkada Bandung 2024 mendatang itu tidak membuang waktu lama.

“Biasanya ada gugatan MK (Mahkamah Konstitusi) tiga bulan. Syukur-syukur keinginan kita itu lawan bumbu kosong sekalian, kalau partai-partai lain bisa bergabung atau koalisi dengan kita. Alhamdulillah,” tuturnya.

Ia mengatakan kemungkinan bergabung dengan partai lain juga, tentunya sangat terbuka bagi partai koalisi yang sudah terbangun.

“Kita mengajak kepada teman-teman saya, para ketua partai yang belum bergabung, ayo bergabung dengan koalisi empat partai yang sudah bergabung. Mudah-mudahan bisa mempercepat proses demokrasi dengan baik, lancar dan tidak ada lagi jeda waktu untuk berleha-leha lagi. Gaspol untuk pembangunan di Kabupaten Bandung,” ujarnya.

@kos

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kementerian Agama Gelar Sidang Isbat Penentuan Awal Zulhijah dan Idul Adha 2024

Kam Jun 6 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Berita terupdate mengenai sidang isbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag) untuk menentukan awal bulan Zulhijah 1445 Hijriah dan hari raya Idul Adha 2024: Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal bulan Zulhijah 1445 Hijriah sekaligus menetapkan hari raya […]