Sering Terjadi Kecelakaan, Bupati Bandung Resmikan Pos Terpadu 3 Pilar di Ibun

Editor Bupati Bandung HM Dadang Supriatna. /visi.news/alfa fadillah
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Bupati Bandung Dadang Supriatna menandatangani batu prasasti peresmian Pos Terpadu 3 Pilar di Jalan Cukang Monteng, Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Selasa (4/5/2021). Ia menilai , kehadiran infrastruktur di jalur rawan tersebut sangat penting.

“Saya mengapresiasi langkah terobosan yang dilakukan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ibun ini. Ke depan mungkin perlu tambahan fasilitas dan prasarana lainnya, misalnya ambulan. Karena di sini rawan kecelakaan,” ucap Bupati Dadang Supriatna di sela acara peresmian.

Menyikapi banyaknya kejadian kecelakaan di jalur itu, ia bersama Forkopimcam Ibun akan melakukan pembahasan, untuk menindaklanjuti kemungkinan upaya pengurangan risikonya. Ia pun mengapresiasi pihak Geothermal dan Indonesia Power yang sudah ikut berkontribusi dalam pembangunan pos tersebut.

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna saat meresmikan Pos Terpadu 3 Pilar di Jalan Cukang Monteng, Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Selasa (4/5/2021). /visi.news/alfa fadillah

Terkait jelang lebaran, di mana Cukang Monteng kerap menjadi jalur alternatif mudik, bupati mengimbau para pemudik agar sementara ini dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk bersilaturahmi.

“Sekarang ini zaman digital, nyaris semuanya bisa dilaksanakan dengan daring. Jadi untuk melepaskan kangen kepada orangtua yang berada di kampung masing-masing, kita bisa melakukan video call lewat HP. Kondisi saat ini mengharuskan kita menjaga orang tua yang kita cintai, agar terhindar dari risiko terpapar covid-19. Jadi untuk itu, mohon bersabar,” imbuh Kang DS, sapaan akrab bupati.

Ia pun mengimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk tidak nekat mudik. Karena ada sanksi yang sudah menanti, jika melakukan pelanggaran tersebut.

Acara peresmian Pos Terpadu 3 Pilar di Jalan Cukang Monteng, Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Selasa (4/5/2021). /visi.news/alfa fadillah

“Apalagi liburnya hanya 12-14, tanggal 17 sudah masuk kerja lagi. Kita akan monitoring pada waktunya nanti. Tidak ada alasan bagi ASN yang melanggar, akan kita sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kang DS.

Baca Juga :  Hasil, Klasemen, dan Jadwal BRI Liga 1 2021/2022: Lagi, Persib dan Persebaya Kompak Raih Kemenangan

Kapolresta Bandung Hendra Kurniawan menyebutkan, banyak tempat wisata yang memiliki kerawanan tertentu. Seperti tanjakan dan turunan yang curam, serta tikungan yang tajam dan banyak memakan korban.

“Keberadaan pos terpadu ini, diharapkan mampu mencegah terjadinya kecelakaan tersebut. Juga akan sangat efektif saat pelaksanaan operasi ketupat dan pencegahan mudik ini,” tutup Kapolresta.@maf

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemprov Jabar Minta Warga Tidak Mudik Karena Bagi Pelanggar Ada Sanksi Tegas

Sel Mei 4 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) tegaskan warga diminta untuk menahan diri melakukan perjalanan mudik demi keselamatan bersama. Selain itu, warga diharapkan tidak melakukan rekayasa syarat perjalanan demi lolos dari jeratan larangan mudik. Kepala Dinas Perhubungan Jabar Hery Antasari menegaskan masyarakat Jabar agar tidak coba-coba melakukan pelanggaran […]