VISI.NEWS | BANDUNG -Muhammad Iqbal Ramadhan, putra dari Machica Mochtar dan Letnan Jenderal TNI (Purn.) Moerdiono, kini menjadi sorotan publik setelah keterlibatannya dalam aksi unjuk rasa menolak revisi Undang-Undang Pilkada pada 22 Agustus 2024. Moerdiono, ayahnya, pernah menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara Indonesia selama dua periode, yakni di Kabinet Pembangunan V (1988–1993) dan Kabinet Pembangunan VI (1993–1998).
Iqbal, yang lahir pada 5 Februari 1996, menempuh pendidikan di Universitas Al Azhar dan meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 2021. Selama masa kuliah, Iqbal aktif dalam organisasi mahasiswa dan pernah menjabat sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Setelah lulus, ia bergabung dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lokataru, di mana ia berfokus pada pembelaan hak-hak masyarakat kecil.
Iqbal baru-baru ini terlibat dalam aksi demo di Gedung DPR pada 22 Agustus 2024 untuk menolak revisi RUU Pilkada. Aksi tersebut menunjukkan komitmennya terhadap demokrasi dan hak-hak politik masyarakat. “Kami melakukan aksi ini karena kami percaya bahwa revisi RUU Pilkada akan merugikan hak-hak rakyat dalam memilih pemimpin daerah mereka,” ujar Iqbal dalam keterangannya.
Aktivitas Sosial dan Keterlibatan
1. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lokataru: Iqbal bekerja di LBH Lokataru, berfokus pada pembelaan hak-hak masyarakat kecil.
2. Aksi Demo Menolak RUU Pilkada: Keterlibatannya dalam aksi demo pada 22 Agustus 2024 menunjukkan komitmennya terhadap demokrasi dan hak-hak politik.
3. Organisasi Mahasiswa: Selama kuliah di Universitas Al Azhar, Iqbal aktif dalam organisasi mahasiswa dan pernah menjabat sebagai ketua BEM.
4. Kegiatan Sosial Lainnya: Ia juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, seperti kampanye kesadaran lingkungan dan program bantuan untuk masyarakat kurang mampu.
Dukungan Keluarga dan Peran Machica Mochtar
Machica Mochtar, ibu Iqbal, memegang peran penting dalam kehidupan anaknya. Machica selalu memberikan dukungan emosional dan moral, terutama saat Iqbal menghadapi tantangan seperti dalam aksi demo menolak RUU Pilkada. “Sebagai ibu, saya selalu khawatir ketika Iqbal terlibat dalam aksi yang berisiko. Namun, saya juga sangat mendukung pilihan dan prinsip-prinsipnya,” kata Machica.
Machica juga memastikan bahwa Iqbal mendapatkan pendidikan yang baik dan mendukung aktivitas sosialnya, meskipun dengan penuh kekhawatiran. “Meskipun saya khawatir dengan risiko yang dihadapi Iqbal, saya tetap menghormati keputusan dan perjuangannya untuk hak-hak masyarakat,” tambahnya.
Dengan dedikasi yang tinggi dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat dan berkontribusi pada perubahan sosial, Iqbal Ramadhan menunjukkan komitmen yang kuat terhadap keadilan dan demokrasi.
@uli