VISI.NEWS – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan terdapat 12 aksi di tiga fokus sektor yang akan dilakukan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) untuk tahun pelaksanaan 2021-2022.
Hal tersebut dikatakannya saat memberikan arahan dalam peluncuran aksi pencegahan korupsi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) 2021-2022 dalam akun YouTube KPK RI, Selasa (13/4/2021).
“Aksi Stranas PK 2021-2022 akan fokus menyelesaikan akar masalah meliputi, 12 aksi di tiga fokus sektor dan berorientasi output outcome dibanding tahun sebelumnya,” katanya, dilansir dari merdeka.com.
Sejumlah aksi tersebut yaitu percepatan perizinan dan tata kelola ekspor impor, efektivitas dan efisiensi pengadaan barang dan jasa. Kemudian pemanfaatan NIK untuk ketepatan subsidi. Keempat, penguatan SPBE termasuk sinkronisasi perencanaan penganggaran. Selanjutnya penguatan pengendalian internal pemerintah.
Terakhir, penguatan integritas aparat penegak hukum bersama enam aksi lain. Hal tersebut dia berharap dapat berpotensi menjadi game changer apabila dilaksanakan secara sungguh-sungguh dan berorientasi hasil.
“Ini menjadi titik berat program kita ke depan,” katanya.
Dia juga menjelaskan dengan strategi nasional pencegahan korupsi adalah komitmen pemerintah untuk bersama-sama dengan KPK menciptakan pemberantasan korupsi yang sistemik, kolaboratif, dan berdampak nyata. Sehingga Stranas PK dapat menjadi acuan dan panduan kementerian, lembaga,hingga pemerintah daerah untuk pencegahan korupsi.
“Stranas PK juga merupakan kebijakan nasional yang memuat fokus dan sasaran pencegahan korupsi yang menjadi acuan dan panduan bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, serta pihak terkait untuk bergerak untuk mencegah korupsi,” jelasnya.@mpa/mdk