Search
Close this search box.

Tak Lagi Sendirian Berobat, Warga Sukabumi Kini Punya Rumah Singgah di Bandung

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki (tengah), meresmikan Rumah Singgah milik Pemerintah Kota Sukabumi yang berlokasi di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jumat (30/1/2026) pagi.

Bagikan :

VISI.NEWS | SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, meresmikan Rumah Singgah milik Pemerintah Kota Sukabumi yang berlokasi di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jumat (30/1/2026) pagi.

Rumah singgah tersebut disiapkan sebagai bentuk pelayanan bagi warga Kota Sukabumi yang menjalani pengobatan di Kota Bandung, khususnya di RSUP Dr. Hasan Sadikin dan RS Mata Cicendo. Fasilitas ini  dapat dimanfaatkan secara gratis tanpa pungutan biaya oleh pasien dan keluarga pasien.

Bangunan rumah singgah terdiri dari dua lantai dengan empat kamar dan total 20 tempat tidur, dilengkapi ruang makan, musala, ruang cuci, serta dapur umum yang menyiapkan kebutuhan konsumsi penghuni selama menjalani pengobatan.

Selain tempat tinggal sementara, Pemerintah Kota Sukabumi juga menyiapkan layanan antar jemput menggunakan mobil ambulans dari titik kedatangan menuju rumah singgah maupun ke rumah sakit tujuan, untuk memudahkan mobilitas pasien dan keluarga.

Pengelolaan operasional rumah singgah dilakukan oleh Yayasan Filantra di bawah pimpinan CEO Filantra, Asep Nurdin.

Kehadiran Filantra menjadi jembatan kolaborasi sosial antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun sistem bantuan yang lebih luas, termasuk penguatan solidaritas sosial, wakaf, dan dukungan pembiayaan kemanusiaan tanpa memberatkan warga.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi menegaskan bahwa rumah singgah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus menyelesaikan persoalan sosial di Kota Sukabumi.

Fokus utama pemerintah kota saat ini adalah menurunkan kemiskinan, mempercepat penanganan stunting, serta mengurangi pengangguran melalui berbagai program terpadu dan berkelanjutan.

Rumah singgah menjadi salah satu wujud nyata keberpihakan kepada masyarakat yang sedang berada dalam kondisi sulit, khususnya saat mengakses layanan kesehatan di luar daerah.

“Saya mengabdi untuk Kota Sukabumi dengan keikhlasan. Setiap kebijakan dan fasilitas yang dibangun harus bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang paling membutuhkan,” ujar Wali Kota dikutip dari laman KDP Kota Sukabumi, Jumat (30/1/2026).

Baca Juga :  Marcus Rashford Fokus Menata Ulang Karier di Barcelona, Bayang-Bayang Old Trafford Ditinggalkan

Ia menekankan pentingnya timbal balik antara pemerintah dan warga. Partisipasi masyarakat melalui kewajiban pajak akan kembali dalam bentuk layanan dan fasilitas sosial yang nyata.

“Ketika masyarakat taat dan percaya, pemerintah wajib mengembalikan dalam bentuk pelayanan terbaik. Rumah singgah ini adalah salah satu contohnya,” tambahnya

Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun kreativitas dan kepedulian sosial agar persoalan kemiskinan, stunting, dan pengangguran dapat diatasi secara gotong royong.

Pemerintah Kota Sukabumi menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Filantra dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga rumah singgah ini dapat terwujud dan langsung dimanfaatkan oleh masyarakat tanpa dipungut biaya.

Selain untuk tempat tinggal sementara pasien, rumah singgah ini juga terbuka untuk kegiatan sosial kemasyarakatan yang mendukung misi kemanusiaan dan kesehatan di lingkungan Kecamatan Cicendo.

Dengan hadirnya Rumah Singgah Pemerintah Kota Sukabumi di Kota Bandung, diharapkan warga yang berobat tidak lagi kesulitan tempat tinggal sementara, sekaligus menjadi langkah nyata memperkuat perlindungan sosial dan mempercepat upaya penurunan kemiskinan, stunting, dan pengangguran di Kota Sukabumi. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :