Tim Monitoring Posyandu Kab. Bandung Kunjungi Posyandu Sukarela Desa Sukamanah Rancaekek

Dari kiri: Titin Baban Banjar (Ketua TP PKK Kecamatan Rancaekek), Leni Handayani, Hj. Ida Ade Jubaidah (dari DPMD Kabupaten Bandung), dan Baban Banjar F.S. (Camat Rancaekek)./visi.news/budimantara.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Tim Monitoring dan Evaluasi Posyandu Kabupaten Bandung Hjh. Ida Ade Jubaidah bersama Leni Handayani Gungun, Yopi Nugraha dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bandung adakan monitoring dan evaluasi dalam sebuah kunjungan di Posyandu Sukarela Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6).

Menurut Hj. Ida Ade Jubaidah, posyandu adalah untuk memberikan pengasuhan, layanan pendidikan, bagi anak usia dini. Selain itu, membentuk karakter dan kepribadian agar kelak bisa mandiri.

“Juga untuk para ibu untuk memahami diri sendiri, orang lain, dan lingkungannya serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pelayanan PAUD,” ujar Hj Ida.

Dikatakannya juga bertujuan membentuk anak- anak yang cerdas berkualitas dan berkembang sesuai dengan usianya. Sehingga terwujud anak- anak yang sehat dan cerdas, ceria dan bertakwa.

“Yang punya balita agar diperhatikan, mulai dalam kandungan sampai menginjak dewasa, supaya anak-anak kita pintar sesuai dengan program Pak Bupati,” katanya.

Seraya menyebutkan program Bupati Bandung tersebut yakni mengajak semua generasi tumbuh sehat sehingga bisa mewujudkan cita-citanya.

“Memperhatikan anak itu yang pertama adalah asupan gizi agar anak cerdas,” tandasnya.

Rombongan Tim Monitoring dan Evaluasi Posyandu Kabupaten Bandung disambut oleh Baban Banjar F.S., Camat Kecamatan Rancaekek, H Dede Rahim, Ketua Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Rancaekek yang juga sebagai Kepala Desa Sukamanah, didampingi sang istri.

Sementara Camat Rancaekek Baban Banjar mengajak masyarakat agar tetap behati-hati menghadapi pandemi corona ini meski sudah memasuki masa new normal yaitu kondisi di mana masyarakat dapat beraktivitas normal, namun dengan mengikuti protokol kesehatan agar tetap aman dari Covid-19.

“New normal ini ibu-ibu, bukan berarti Covid-19 itu sudah tidak ada. Virus itu masih ada, dan kita harus selalu waspada. Kita hidup dan beraktivitas normal kembali, namun tidak seperti dulu. Kita harus hidup dengan normal baru, yaitu beraktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan, agar kita tetap aman dari Covid-19,” ujar Baban Banjar.

“Mari patuhi protokol kesehatan, lindungi diri dan keluarga, terutama anak-anak kita, generasi bangsa. Semoga wabah ini cepat berlalu,” pungkasnya. @bud

 

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Update Corona 23 Juni: 47.896 Positif, 19.241 Orang Sembuh

Sel Jun 23 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS –Jumlah kumulatif kasus positif virus corona (Covid-19) hingga Selasa (23/6) mencapai 47.896 kasus. Dari jumlah itu, 19.241 orang dinyatakan sembuh dan 2.535 orang lainnya meninggal dunia. Data tersebut merupakan data yang terkumpul dari sejumlah wilayah hingga pukul 12.00 WIB.  “Dari pemeriksaan ini, konfirmasi Covid-19 yang kita dapatkan sebanyak 1.051 […]