VISI.NEWS | SUKABUMI – Jumlah kendaraan yang masuk ke Sukabumi atau yang meninggalkan Sukabumi terpantau cukup padat selama pelaksanaan operasi Lilin Lodaya yang berlangsung sejak 20 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026.
Berdasarkan data Polres Sukabumi, kendaraan yang masuk ke Sukabumi melalui Gerbang Tol (GT) Parungkuda tercatat mencapai 134.824 kendaraan pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sementara itu, arus kendaraan yang meninggalkan Sukabumi ke arah Bogor dan Jakarta via GT Parungkuda tercatat sebanyak 132.510 kendaraan.
Di periode yang sama, sebanyak 55.883 kendaraan tercatat masuk ke wilayah Sukabumi melalui gerbang Tol Cigombong. Adapun kendaraan yang bergerak keluar menuju arah Bogor dan Jakarta mencapai 53.768 kendaraan.
Puncak Arus Balik
Kasatlantas Polres Sukabumi AKP Arif Saeful Haris menuturkan puncak arus balik pada momen Nataru di wilayah Polres Sukabumi terjadi pada Minggu (4/1/2026). Hal itu sesuai dengan yang diprediksi sebelumnya.
Menurut Arif, di hari tersebut, terjadi lonjakan volume kendaraan yang cukup signifikan sehingga menyebabkan kepada arus lalu lintas di jalan arteri.
“Sesuai perkiraan kami, [puncak arus balik] itu terjadi pada hari ini. Karena hari ini lonjakannya lebih tinggi daripada hari kemarin,” ujar Arif kepada awak media, Minggu (4/1/2026).
Untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas tersebut, pihak kepolisian memberlakukan sistem one way bagi kendaraan yang mengarah ke Bogor dan Jakarta. Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan mulai dari persimpangan Palabuhanratu hingga persimpangan Exit Tol Parungkuda.
Penerapan one way dilakukan sebanyak dua kali, yakni pada siang hari selama sekitar 30 menit, serta pada malam hari selama sekitar satu jam, mengingat volume kendaraan pada malam hari semakin meningkat.
”Kami sudah melaksanakan dua kali one way untuk hari ini. Jadi ini fokus ke pengurasan arus balik dari arah kota [sukabumi] ke Bogor,” ujarnya.
Selain menerapkan sistem one way, polisi juga mengerahkan sebanyak 81 personel yang ditempatkan di titik-titik krusial sepanjang jalan arteri guna memperlancar arus lalu lintas. @andri