TIPS SEHAT | Enam Cara Mengelola Rasa Marah

Editor Ilustrasi orang marah./via laman kesehatanmental.info/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Setiap orang pasti akan merasakan marah dan emosi pada kejadian yang tidak sesuai dengan harapannya. Tak jarang, karena semua hal dalam hidup tidak sesuai dengan keinginan, telah manjadikan orang-orang menjadi lebih mudah marah dan salah menumapahkan emosinya.

Kemarahan merupakan manifestasi yang biasa, dan dapat terjadi pada semua manusia. Apalagi jika dikaitkan dengan kebutuhan emosi dan kesehatan mental setiap orang. Sayangnya, tidak semua orang mampu mengendalikan dan mengelola kemarahannya sesuai dengan kebutuhan ataupun situasi yang relevan.

Berbagai fakta di lapangan akhirnya menujukkan bahwa respons terhadap kemarahan yang berlebihan justru telah berdampak negatif bagi orang-orang di sekitarnya. Orang-orang terdekat tersebut bisa jadi, pasangan kita, anak-anak kita, keluarga, kerabat, saudara bahkan circle pertemanan di sekitar kita.

Akibat respons yang berlebihan terhadap rasa marah, banyak orang justru akhirnya menjauh dari kita. Tak hanya itu, mereka juga merasakan bahwa dampak marah yang berlebihan telah menjadikan kita sebagai individu terasa berbeda bagi orang-orang di sekitar kita.

Oleh karena itu, megelola rasa marah atau “anger management” menjadi bagian penting yang dapat berdampak positif bagi kehidupan kita.

Nah berikut ini adalah sejumlah cara menurut mayoclinic yang dapat dilakukan untuk menetralisasi atau mengelola rasa marah secara tepat:
dilansir dari laman kesehatanmental.info.

1. Pikirkan Dulu Sebelum Bicara

Saat masalah mendera Anda, berpikirklah terlebih dahulu sebelum ingin mengungkapkan rasa marah sehingga Anda dapat memilih kalimat dan mengungkapkan kekesalan dengan tepat. Coba luangkan waktu beberapa menit untuk berpikir, lalu ungkapkan kemarahan Anda melalui ekspresi yang tepat.

2. Luangkan Waktu untuk Jeda Sejenak

Banyak orang mungkin akan merasa lega dengan langsung mengekspresikan rasa marahnya pada saat itu juga. Namun tanpa kita sadari efeknya justru panjang dan berdampak kurang baik bagi orang-orang di sekitar kita. Tak jarang karena telah mengungkapkan kalimat negatif, memaki, membentak atau bahkan berkata kasar justru telah menyakiti hati dan perasaan orang lain.

Baca Juga :  PPKM Darurat Diperpanjang, Kebutuhan Rakyat Harus Diperhatikan

Nah untuk mengurangi respons berlebihan saat marah seperti ini, disarankan untuk meluangkan waktu sejenak, beristirahat atau mengambil jeda waktu baru kita mampu mengungkapkan kemarahan kita.

3. Ungkapkan Rasa Marah dengan Tepat

Mengungkapkan rasa marah tidak harus dengan kalimat yang provokatif dan menggebu-gebu karena akan menyakiti diri sendiri. Betapa tidak, dengan emosi yang berlebihan rasa marah ini justru telah menguasai pikira maupun perasaan Anda. Cobalah ungkapkan ketidakpuasan atau kemarahan Anda dengan ekspresi yang tegas namun tidak menyakit orang lain. Meskipun tidak mudah, mungkin perlu diusahakan dan dilatih.

4. Identifikasi Penyebab Kemarahan

Salah satu tindakan dan upaya yang cukup efektif untuk meredam rasa marah adalah mengidentifikasi apa saja penyebab kemarahan kita. Paling tidak, melalui cara ini kita mengethui apa saja sejumlah faktor yang menyebabkan kita marah sehingga secara bertahap dapat kita cari penyelesaiannya.

5. Lakukan Relaksasi dan Olahraga

Melakukan olahraga secara rutin, merupakan salah satu upaya yang dapat mengurangi ketegangan otot dan saraf akibat kemarahan. Bagaimanapun orang-orang yang marah, sedikit banyak akan mengalami ketegangan otot dan saraf.

Diharapkan melalui upaya olahraga dan relaksasi akan memberikan stimulus serta menciptakan rasa relaks dan tenang pada fisik dan pikiran kita. Cara ini dianggap sangat ampuh dalam mereduksi ketegangan saraf dan otot, akibat kemarahan yang tak tertahankan.

6. Cari Bantuan Profesional

Intensitas marah yang terlalu sering sedikit banyak telah berpengaruh pada kondisi mental dan emosional seseorang. Oleh karena itu, disarankan untuk mencari bantuan profesional seperti psikolog, psikiatri, dan terapis.

Para profesional tersebut, setidaknya akan membantu Anda dalam menemukenali penyebab masalah kemarahan Anda, mencari solusi bersama dan menjadikan Anda mampu mengelola rasa marah atau ‘anger management’ dengan cukup baik.

Baca Juga :  Meski Biaya Naik, Jemaah Umrah Asal Indramayu Siap Berangkat

Nah, enam hal tersebut adalah berbagai cara untuk mengelola kemarahan pada diri kita agar tidak berdampak negatif bagi orang-orang di sekitar kita. Selamat mencoba! @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kirim Dai ke Perbatasan, Perluas Dakwah Rahmatan Lil 'alamin

Sab Apr 2 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) mengirim delapan orang dai ke perbatasan Kalimantan Barat. Pengiriman Dai Perbatasan merupakan program Kemenag untuk memberikan layanan pendidikan keagamaan kepada seluruh warga negara Indonesia WNI), termasuk bagi masyarakat di daerah perbatasan. “Wilayah perbatasan memang harus menjadi perhatian khusus karena di sanalah benteng […]