Search
Close this search box.

Vinicius Junior Bongkar Perannya di Balik Transfer Mbappe dan Bellingham ke Real Madrid

penyerang real madrid vinicius junior.source/instagram@vinijr

Bagikan :

VISI.NEWS|BANDUNG -Winger Real Madrid, Vinicius Junior, mengungkap sisi lain dari megatransfer Kylian Mbappe ke Santiago Bernabeu pada musim panas 2024. Di tengah sorotan terhadap performanya yang sempat naik turun, pemain asal Brasil itu justru membuka cerita tentang perannya sebagai “agen rahasia” yang aktif membujuk Mbappe dan Jude Bellingham bergabung dengan Los Blancos.

Dalam wawancara bersama kreator konten asal Spanyol Ibai Llanos, Vinicius secara terbuka mengakui dirinya rutin menghubungi Mbappe jauh sebelum sang penyerang meninggalkan Paris Saint-Germain. Ia bahkan menyebut pendekatannya dilakukan setiap musim panas.

“Setiap musim panas saya menulis pesan kepadanya: ‘Kapan kamu datang?’ Saya bertindak layaknya agen. Dengan Bellingham pun saya melakukan hal yang sama,” ujar Vinicius.

Pernyataan itu mematahkan spekulasi yang sempat berkembang bahwa kedatangan Mbappe berdampak negatif terhadap performanya. Vinicius justru menegaskan bahwa hubungan mereka sangat solid, baik di dalam maupun di luar lapangan.

“Saya ingin bermain dengan yang terbaik untuk memiliki lebih banyak opsi untuk menang. Kami menghabiskan lebih banyak waktu satu sama lain daripada dengan keluarga kami. Kami harus memiliki hubungan yang baik,” katanya.

Nama Vinicius belakangan juga dikaitkan dengan isu perpanjangan kontrak. Meski masa baktinya di Real Madrid masih berlaku hingga Juni 2027 dan belum ada kesepakatan baru, ia menegaskan komitmennya tetap utuh bersama klub ibu kota Spanyol tersebut.

“Saya sangat bahagia. Bermain untuk Real Madrid, memiliki kehidupan yang saya miliki dan keluarga saya membuat saya bahagia. Menjadi bahagia di dalam dan di luar lapangan adalah yang terbaik,” ujarnya.

Perjalanan Vinicius menuju status bintang dunia tidak selalu mudah. Ia mengakui harus beradaptasi cepat dengan ketenaran dan tekanan besar sejak usia muda. Menurutnya, menjadi terkenal secara mendadak bukan hal sederhana.

Baca Juga :  Longsor di Ruas Jalan Nasional Bagbagan–Kiaradua Sukabumi, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

“Ketika kami masih sangat muda, kami tidak belajar untuk menjadi terkenal. Saya muncul dari ketiadaan menjadi terkenal dan tidak bisa keluar di jalan,” kenangnya.

Menariknya, tekanan dari suporter lawan justru menjadi motivasi tambahan bagi pemain bernomor punggung 7 tersebut. Ia mengaku menikmati atmosfer panas dalam laga-laga besar.

“Sisi baiknya adalah orang-orang sangat mencintaimu, tetapi hal buruknya adalah pers dan penggemar lawan. Tapi saya suka (siulan penggemar lawan). Kami berlatih untuk pertandingan-pertandingan ini. Di saat-saat penuh tekananlah pemain terbaik menonjol, dan di Real Madrid, kami siap,” tegasnya.

Pengakuan Vinicius ini memperlihatkan bahwa proses rekrutmen bintang di Real Madrid tak hanya bergantung pada manajemen klub, tetapi juga pada inisiatif para pemain di ruang ganti. Di balik gemerlap transfer besar, ada pendekatan personal yang dilakukan secara senyap demi membangun skuad bertabur bintang.@fajar

Baca Berita Menarik Lainnya :