Search
Close this search box.

Wakil Wali Kota Bandung: Studi Tour Tidak Wajib dan Tidak Boleh Membebani Orang Tua

Wakil Wali Kota Bandung Erwin./visi.news/Pemkot Bandung.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan bahwa kegiatan studi tour di tingkat SD dan SMP bukanlah kewajiban dan tidak boleh menjadi beban finansial bagi orang tua siswa. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Wali Kota Bandung yang mengatur agar studi tour bersifat opsional dan tidak memaksakan partisipasi.

“Saya tidak akan melebihi apa yang sudah disampaikan Pak Wali. Sebagai wakil, saya mendukung kebijakan beliau. Terpenting adalah bagaimana kita menjaga agar kegiatan ini tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya di Balai Kota.

Erwin menjelaskan bahwa pengelolaan pendidikan dasar (SD dan SMP) berada di bawah kewenangan Pemkot Bandung, sementara SMA dan SMK diatur oleh Pemprov Jabar. Oleh karena itu, pengaturan terkait studi tour di jenjang SD dan SMP menjadi tanggung jawab pemerintah kota.

Ia juga menyoroti istilah ‘studi tour’ yang menurutnya kurang tepat, karena kegiatan ini tidak berkontribusi pada penilaian akademik siswa.

“Studi tur ini tidak masuk nilai akademik. Jangan sampai ada sekolah yang memaksakan, apalagi sampai ada surat edaran yang bersifat paksaan. Kita tahu tidak semua orang tua mampu. Kita harus bijaksana,” tegasnya.

Namun demikian, Erwin tidak melarang sekolah mengadakan kegiatan luar kelas seperti wisata edukasi, selama dilakukan secara sukarela dan tidak dikaitkan dengan penilaian akademik.

“Kalau mau piknik atau wisata, silakan saja. Tapi jangan dikaitkan dengan nilai akademik. Itu yang penting,” katanya.

Di sisi lain, Erwin juga menyampaikan komitmen Pemkot Bandung dalam memperbaiki infrastruktur dan fasilitas umum, mengingat posisi Bandung sebagai kota tujuan wisata. Ia berharap masyarakat bisa melihat sisi positif dari berbagai upaya pembenahan yang tengah dilakukan. @ffr

 

Baca Berita Menarik Lainnya :