VISI.NEWS | BANDUNG – Final Wilayah Barat NBA 2026 langsung menghadirkan tensi tinggi pada Game 1 antara San Antonio Spurs melawan Oklahoma City Thunder. Bermain di kandang Thunder, Spurs justru mampu tampil lebih dominan hingga kuarter keempat berkat performa impresif Victor Wembanyama.
Pebasket muda yang baru menyabet gelar Defensive Player of the Year itu tampil luar biasa sejak awal pertandingan. Wembanyama sudah membukukan double double pada babak pertama dengan catatan 10 poin dan 10 rebound. Penampilan tersebut membantu Spurs unggul tujuh poin saat turun minum, bahkan sempat memimpin hingga 10 angka di kuarter kedua.
Absennya De’Aaron Fox karena masalah pergelangan kaki sempat memunculkan keraguan terhadap kekuatan Spurs. Namun tim asal San Antonio mampu menutup celah tersebut lewat permainan kolektif dan dominasi pertahanan yang efektif meredam serangan Thunder.
Di kubu Oklahoma City, sorotan justru tertuju pada penampilan kurang maksimal Shai Gilgeous Alexander. Pemain yang baru dinobatkan sebagai MVP dua musim beruntun itu hanya mencetak 10 poin dengan akurasi tiga dari 11 tembakan. Situasi itu memaksa Jalen Williams dan Alex Caruso yang kembali bermain harus bekerja ekstra menjaga peluang Thunder tetap hidup.
Pertandingan ini memperlihatkan bagaimana Spurs mulai berkembang menjadi ancaman serius di playoff musim ini. Kehadiran Wembanyama bukan hanya memberi dampak defensif, tetapi juga menghadirkan kepercayaan diri besar bagi tim muda San Antonio dalam menghadapi tekanan laga besar.
Sementara bagi Thunder, Game 1 menjadi alarm penting bahwa ketergantungan terhadap Shai bisa menjadi masalah jika performanya tidak berada di level terbaik. @desi