Plt Camat Baleendah “Ngasruk”, Minggu Pertama Sudah Kuasai “Teritorial”

Editor Plt. Camat Baleendah H Teguh Purwayadi, S.STP., M.Si. saat mengunjungi rumah warga yang roboh./visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Seminggu setelah ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Camat Baleendah, H Teguh Purwayadi, S.STP., M.Si., sudah mengunjungi hampir seluruh desa dan kelurahan, para kepala UPT, Lapas Jelekong dan sejumlah tokoh warga di kecamatan tersebut. Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten itu, hampir tiap hari “ngasruk” mengenali “teritorial” di wilayah kerjanya.

“Alhamdulillah, hampir setiap desa dan kelurahan sudah dikunjungi, instansi yang berada di Baleendah serta Kepala Lapas Jelekong, para tokoh warga terutama juga warga-warga yang kena musibah,” ungkap Teguh didampingi Sekcam Yusran Razak, A.K.S., M.Si., saat bersilaturrahmi ke rumah Pimpinan UmumĀ VISI.NEWS Aep S. Abdullah di Komplek Bumi Baleendah Asri (BBA), Kamis (22/10/2020).

Plt. Camat Baleendah H Teguh Purwayadi, S.STP., M.Si. didampingi Sekcam Yusran Razak, A.K.S., M.Si., saat mengunjungi warga yang terkena bencana angin puting beliung dan memberikan sejumlah bantuan./visi.news/ist

Diungkapkannya, belum menjabat seminggu sebagai Plt camat, ada rumah warga yang roboh, dan lansung ia kunjungi dengan memberikan bantuan. Begitu juga pada pada Jumat, 16 oktober 2020 bencana puting beliung mengakibatkan sejumlah pohon tumbang menimpa rumah warga yang berlokasi di Kompleks BSI RT 06/RW 17 Kelurahan Manggahang, sekaligus ditindaklanjuti dengan bantuan logistik berupa makanan dan minuman.

“Kami juga sudah bertemu beberapa tokoh warga, terutama yang terdampak banjir Sungai Citarum beserta anak-anak sungainya. Karena ini musibah rutin, maka hanya meningkatkan kesiagaan dan kewaspadaannya saja,” ungkap Teguh yang dilantik sebagai Plt Camat Baleendah pada 6 Oktober 2020 lalu.

Plt. Camat Baleendah H Teguh Purwayadi, S.STP., M.Si. saat mengunjungi rumah Pimpinan Umum VISI.NEWS Aep S. Abdullah di Komplek Bumi Baleendah Asri, Kamis (22/10/2020). /visi.news/ist

Sekcam Yusran Razak, A.K.S., M.Si., menambahkan, sebetulnya sebelum melakukan kunjungan keluar, Plt. Camat Teguh melakukan konsolidasi dengan seluruh jajaran pegawai di lingkungan kecamatan. “Hari-hari pertama masuk kantor yang beliau lakukan konsolidasi internal dengan seluruh jajaran pegawai kecamatan, para kepala kelurahan dan para kades, setelah itu baru kunjungan keluar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pembatasan Aktivitas Saat Lebaran, Keluar Masuk Daerah Jabar Harus Pakai SIKM

Yusran juga mengatakan, kunjungan pertamanya bersilaturrahmi dengan jajaran Kapolsek Baleendah dan Danramil, para para tokoh masyarakat, para tokoh warga dan para tokoh pemuda.

Sedangkan saat “ngasruk”, kata Yusran, Plt. Camat Teguh melihat penanganan minol atau miniman beralkohol, memantau titik-titik sampah dan juga mengadakan koordinasi dengan para stakeholder yang ada di wilayah Kecamatan Baleendah. “Dan alhamdulillah selama awal melaksanakan tugas saya selaku Sekcam Baleendah merasa bangga bisa senantiasa mendampingi beliau,” ungkap Yusran.

Tunggu Izin Mendagri

Dalam bagian lain keterangannya, Teguh juga mengungkapkan, meski merangkap jabatan, namun sebisa mungkin kedua kantor setiap hari ia sambangi. “Saya berusaha kalau pagi sampai sore di Kecamatan Baleendah, kecuali ada yang sangat emergensi, dan kalau sore sampai malam di BKPSDM,” ungkap Teguh.

Dijelaskannya, belum adanya camat definitip di Baleendah karena rekomendasi dari Mendagri tentang usulan sejumlah pejabat di Kabupaten Bandung belum turun. “Tapi bukan hanya Kabupaten Bandung saja, ada 700 berkas usulan dari 270 kabupaten kota di Indonesia yang sampai sekarang belum ditanda tangan oleh Mendgri,” ungkapnya.

Sehingga, kata Teguh, sejumlah jabatan di Kabupaten Bandung masih dirangkap karena berdasarkan aturan yang tertuang dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, enam bulan menjelang Pilkada untuk mutasi harus atas seizin Mendgri. “Berdasarkan UU tersebut, enam bulan jelang pilkada dan enam bulan sesudah pilkada, setiap kepala daerah dilarang melakukan kebijakan strategis, termasuk mutasi dan promosi, kecuali atas seizin Mendgri,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan kondisi pandemi Covid-19 dan kemungkinan munculnya bencana banjir rutin, situasi dan kondisi Kecamatan Baleendah tetap kondusif terutama dalam menghadapi Pilkada Serentak 2020 ini.

“Kami berharap, pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020 nanti berjalan kondusif di Baleendah ini, dan semoga berjalan sukses tanpa ekses,” pungkasnya.@mpa

Baca Juga :  Menteri Johnny: Kominfo Siapkan Aplikasi, Bandwith, dan Pusat Data

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Muncul Spanduk Umpatan di Jalan Bandung-Garut Usai Dijadikan Tempat Demo Tolak UU Omnibus Law

Jum Okt 23 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Di Jalan Raya Bandung-Garut, Jawa Barat, antara Parakanmuncang-Cileunyi saat ini bermunculan spanduk yang dipasang di sejumlah titik. Uniknya, spanduk itu bertuliskan protes yang rupanya ditujukan kepada para buruh yang beberapa hari lalu “punya hajat” demo menolak UU Omnibus Law yang sempat menimbulkan kemacetan total dan tentu merugikan […]