Search
Close this search box.

Farhan Targetkan Lelang Pengelolaan Kebun Binatang Bandung Rampung Akhir Mei

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menargetkan./visi.news/Pemprov Jabar.

Bagikan :

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menargetkan proses lelang pengelolaan Kebun Binatang Bandung rampung akhir Mei 2026 agar masyarakat segera mendapatkan layanan wisata edukasi satwa yang lebih aman, profesional, dan berkelanjutan di Kota Bandung.

Farhan mengatakan, proses seleksi pengelola masih berlangsung dan saat ini peserta lelang memasuki tahap evaluasi kelayakan sebelum penetapan pemenang dilakukan.

“Artinya ini bukan gagal, tapi memang belum lulus tahap seleksi. Kita tidak bisa menyederhanakan proses ini karena menyangkut banyak aspek penting,” ujar Farhan dalam keterangannya dikutip, Selasa (12/5/2026).

Pemkot Bandung juga memperpanjang nota kesepahaman dengan Kementerian Kehutanan guna memastikan perlindungan satwa dan keberlangsungan pekerjaan pegawai tetap berjalan selama masa transisi pengelolaan.

“Perpanjangan MoU ini penting agar penanganan satwa dan pekerja tetap berjalan dengan baik sampai ada pengelola baru,” katanya.

Menurut Farhan, langkah tersebut dilakukan agar operasional kebun binatang tetap berjalan normal dan tidak mengganggu pelayanan kepada pengunjung maupun proses konservasi satwa.

Ia mengungkapkan, pengelolaan kebun binatang berpotensi diambil alih pemerintah pusat apabila hingga batas waktu yang ditentukan tidak ada peserta yang memenuhi syarat.

“Kalau sampai gagal, semua bisa diambil alih pemerintah pusat. Tentu kita ingin tetap ada peran daerah,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemkot Bandung bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan skema kolaborasi agar pengelolaan kebun binatang dapat dilakukan pemerintah daerah secara penuh.

Namun, proses tersebut terkendala aturan yang mewajibkan kerja sama pemanfaatan dengan pihak ketiga serta syarat izin lembaga konservasi berbadan hukum.

“Kalau pemerintah yang langsung mengelola, harus melalui BUMD. Nah, BUMD ini harus mengurus izin konservasi dulu. Itu prosesnya tidak sederhana,” jelas Farhan.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Turun Tipis, Kini Rp2,839 Juta per Gram

Meski begitu, Pemkot Bandung tetap mendorong Badan Usaha Milik Daerah mencari solusi percepatan izin konservasi agar pengelolaan satwa dan fasilitas publik dapat berjalan optimal.

Farhan menyebutkan, minat peserta lelang cukup tinggi dengan sekitar 85 pihak sempat menyatakan ketertarikan sebelum tersaring menjadi empat hingga lima peserta resmi.

“Yang jelas proses sudah berjalan dan kita targetkan 29 Mei sudah ada hasil,” katanya.

Pemkot Bandung berharap pengelola baru nantinya mampu menghadirkan kebun binatang yang lebih tertata, ramah pengunjung, dan memiliki komitmen kuat terhadap konservasi satwa. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :