VISI.NEWS – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memperingatkan agar tidak menggunakan izin umrah yang dikeluarkan melalui aplikasi Eatmarna untuk memungkinkan orang lain melakukan umrah alih-alih penerima yang diizinkan.
“Ini tidak diperbolehkan dan dianggap bertentangan dengan instruksi dari Eatmarna dan aplikasi Tawakkalna,” kata kementerian itu, seperti dilansir dari saudigazette.com.us, Senin (8/3/2020).
Menurut kementerian, aplikasi Tawakkalna tidak bisa digunakan untuk pemesanan haji. Sebaliknya, izin umrah hanya dikeluarkan melalui aplikasi Eatmarna.
“Reservasi umrah tersedia untuk setiap orang, termasuk warga negara, warga, dan pengunjung setiap hari hingga akhir Maret,” kata kementerian menambahkan bahwa vaksinasi terhadap virus corona tidak diperlukan untuk mengajukan izin umrah.
Kementerian tersebut membantah rumor di media sosial bahwa ada dua periode waktu di mana jamaah dapat melakukan reservasi untuk umrah; yang pertama untuk periode Ramadhan 1 hingga 18, mulai dari Shaban 15 (28 Maret), dan yang kedua untuk periode dari Ramadhan 19 hingga 30, dimulai dari Ramadhan 15 (27 April).
Kementerian tersebut mengatakan bahwa pihaknya belum mengeluarkan pernyataan seperti itu dalam hal ini, mendesak orang-orang untuk menghubunginya dengan menghubungi nomor bebas pulsa (8004304444) dari pusat layanan kementerian untuk bantuan apa pun dalam hal ini.@mpa