VISI.NEWS | BANDUNG – Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap teknologi terbaru, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung meluncurkan program inovatif bertajuk Ngobrol Diskusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Ngulik). Program ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan literasi teknologi yang lebih baik kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum.
Tujuan Program Ngulik
Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan A. Brilyana, menjelaskan bahwa tujuan utama dari program Ngulik adalah untuk memberikan informasi terkini mengenai teknologi kepada para ASN dan masyarakat. “Program terbaru Diskominfo ini tujuannya dalam rangka meningkatkan pengetahuan terhadap teknologi terbaru,” ujar Yayan.
Ia menambahkan bahwa deteksi dini mengenai perkembangan teknologi sangat penting, terutama bagi pemerintah agar tidak tertinggal dalam mengantisipasi perubahan dan inovasi yang terjadi. “Jadi jangan sampai sebagai pemerintah terlambat mengantisipasi, makanya kita mengadakan Ngulik supaya berbagai ilmu,” tuturnya.
Pelaksanaan Program
Program Ngulik dilaksanakan satu minggu sekali melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini dihadiri oleh para ASN dan menghadirkan narasumber yang ahli di bidang teknologi informasi dan komunikasi. “Ini dilaksanakan seminggu sekali secara rutin. Kita hadirkan narasumber yang ahli dalam bidangnya,” kata Yayan.
Tema dan Isu yang Dibahas
Beragam tema dan isu dibahas dalam setiap sesi Ngulik, mulai dari jaringan satelit hingga penggunaan gadget yang baik dan benar. Menurut Yayan, pemahaman terhadap topik-topik ini sangat penting mengingat risiko penipuan dan keamanan data yang sering kali mengancam pengguna teknologi.
“Misalnya jaringan satelit, ini bagaimana mempengaruhi infrastruktur yang ada bisa memberi kemudahan aksesibilitas terhadap penggunanya. Kelancaran, kecepatan tepat dan layak digunakan di Kota Bandung,” jelas Yayan.
Selain itu, Yayan juga menyoroti pentingnya literasi dalam penggunaan smartphone. “Soal penggunaan smartphone, adanya banyak yang kena penipuan. Penggunaan smartphone ini simpel tapi belum tahu cara memaksimalkan penggunaannya. Kita kasih penjelasan pengamanan datanya, supaya tidak di-hack,” tambahnya.
Harapan dan Masa Depan Program
Yayan berharap para ASN yang mengikuti program Ngulik dapat memahami dan menyampaikan informasi yang didapat kepada masyarakat luas. “Bandung ini pionir soal teknologi, jangan sampai ketinggalan. Saya harap aparat ikut serta, literasi memberikan pengetahuan. Saat ini masih tahap awal, kita menggunakan zoom meeting supaya luas,” ungkapnya.
Dengan adanya program Ngulik, Diskominfo Kota Bandung berupaya untuk terus mengedukasi dan meningkatkan literasi teknologi di kalangan ASN dan masyarakat. Ini diharapkan dapat membantu masyarakat lebih siap dan tanggap terhadap perkembangan teknologi yang semakin pesat.
@uli