VISI.NEWS – Program Gerakan Orang Tua Asuh (PGOTA) merupakan salah program sosial bidang pendidikan yang digagas pengurus Scooter Owners Group (SOG) Bandung. Program ini telah bergulir sejak tiga tahun lalu dan penyalurannya sukses tanpa hambatan. Mereka yang mendapatkan bantuan adalah keluarga kurang mampu dan layak mendapatkan perhatian khusus dari pengurus.
Adalah distrik Citarum yang saat ini menjadi donatur PGOTA tersebut. Kordinator Distrik Iwan Kuswendi mengatakan pihaknya dapat mengumpulkan uang tersebut dari hasil penjualan kaos ke anggota distrik Citarum.
” Kami dapat anggaran ini hasil rereongan anggota. Saya dan H. Yayan mencetak kaos lalu dijual ke anggota dan hasilnya full untuk program orang tua asuh milik SOG Bandung Raya. Semiga program ini berjalan sesuai harapan pengurus Bandung Raya,”kata Iwan.
Ketua SOG Bandung Raya, Eful menjelaskan PGOTA dilaksanakan untuk anggota SOG Bandung Raya yang anak-anaknya kurang mampu dan terkendala biaya pendidikannya.
” Kami menggulirkan program ini sudah tiga tahun berjalan tidak pernah putus. Mereka yang dapat bantuan adalah anak-anak dari anggota SOG yang meninggal dunia. Hingga saat ini anggota SOG Bandung Raya yang meninggal dunia jumlahnya 5 orang. Jadi kami berikan bantuan bagi kelima anak itu. Mulai dari biaya bulanan sebesar Rp 200 ribu dan biaya sekolahnya sebesar Rp 500 ribu,” kata Eful.
Dia mengatakan siapapun anggota SOG Bandung Raya yang meninggal dunia insya Alloh ada perhatian dari pengurus. Adapun bantuan tersebut datang dari para anggota lainnya yang aktif sebagai anggota distrik- distrik se Bandung Raya.
” Saat ini kami dapat bantuan dari Distrik Citarum. Mereka menyarahkan bantuan dana kepada kami untuk disalurkan kepada anak- anak yang masuk dalam program PGOTA tadi. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota distrik Citarum yang telah peduli terhadap anak-anak yang membutuhkannya dalam program kami ini. Semoga amal baiknya dibalas Alloh dengan kebaikkan yang setimpal,” kata Eful.
Sementara pendiri SOG, Boy mengatakan kegiatan sosial PGOTA diharapkan bisa lebih berkembang lagi. Selain bantuan untuk anggota yang kurang mampu untuk pembiayaan pendidikan juga sosial lainnya.
“Artinya tidak hanya dibantu untuk pembiayaan pendidikanya saja tapi juga sosial lainnya kita bantu. Kita jangan takut untuk urusan sosial mah selalu saja ada para dermawannya, pungkas Boy, diamini pendiri lainnya, Abah Iman. @pih