Search
Close this search box.

IHSG Anjlok, Hanif Dhakiri Sebut Perlu Ada Perbaikan Secara Menyeluruh

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, M. Hanif Dhakiri./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, M. Hanif Dhakiri, meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera melakukan perbaikan menyeluruh dimulai dari fungsi pengawasan dan pengaturan pasar modal buntut anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi beberapa waktu lalu.

Hanif begitu ia disapa mengatakan, penguatan tata kelola menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pasar modal Indonesia ke depan.

“Karenanya, kita minta kepada OJK untuk betul-betul melakukan pengawasan dan pengaturan yang baik, guna memastikan kualitas pasar modal Indonesia menjadi lebih baik,” tegas Politisi Fraksi PKB ini dikutip, Minggu (1/2/2026).

Ia menekankan bahwa pembenahan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus menyentuh seluruh aspek tata kelola pasar modal. Baginya, tantangan yang dihadapi otoritas keuangan dinilai semakin kompleks, sehingga membutuhkan langkah-langkah kebijakan yang tegas dan kredibel.

“Oleh karenanya, pekerjaan dan tantangan yang dihadapi OJK untuk benar-benar bisa meregulasi dan menguasai pasar modal kita harus kita dorong agar lebih baik,” ujarnya.

Saat ini, DPR masih memantau proses transisi di tubuh OJK dan BEI agar tidak terjadi kekosongan kebijakan yang berpotensi memperburuk sentimen pasar. Komisi XI pun berencana segera memanggil OJK untuk membahas persoalan tersebut secara khusus.

“Mungkin nanti kita akan ketemu dengan OJK, dan akan kita bahas secara khusus persoalan ini,” beber Hanif.

Tak hanya itu, kata Hanif, anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi beberapa waktu lalu dapat menjadi alarm serius bagi sektor keuangan nasional. Pasalnya, kata dia , kondisi tersebut mencerminkan adanya persoalan struktural pada pasar modal Indonesia.

“Kalau terkait dengan pasar saham kita, memang saat ini punya masalah-masalah struktural yang harus dibenahi. Ketika kemarin sempat jeblok beberapa kali dan bahkan terancam di-downgrade oleh MSCI, tentu saja ini menjadi persoalan,” tegas Hanif.

Baca Juga :  Saham BBCA Turun Tajam, Ini Faktor Penyebabnya

Ia menambahkan, permasalahan pada sektor keuangan dan pasar modal tidak hanya datang dari faktor eksternal, tetapi juga dipengaruhi oleh dinamika domestik. @givary

Baca Berita Menarik Lainnya :