Search
Close this search box.

Ini Tiga Jenis Bansos yang Realisasinya Masih Sangat Rendah

Ny. Wida (30) salah seorang RTS di Desa Cinunuk semringah usai menerima bansos Pemprov Rp 100.000 dan paket sembako./visi.news/yaso.

Bagikan :

VISI.NEWS – Presiden Joko Widodo atau Jokowi realisasi bantuan sosial yang masih rendah. Padahal, bantuan sosial sangat dibutuhkan masyarakat menghadapi tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Ada tiga bantuan sosial yang tercatat masih rendah. Pertama, bantuan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Data yang dikantongi Jokowi, total anggaran bantuan UMKM sebesar Rp 13,3 triliun untuk 514 kabupaten dan kota di Indonesia. Namun yang baru terealisasi hanya Rp 2,3 triliun.

“Padahal kita sekarang ini butuh sekali, rakyat butuh sekali, rakyat menunggu. Sehingga saya minta ini agar segera dikeluarkan,” tegas Jokowi, Senin (19/7/2021).

Kedua, bantuan perlindungan sosial (perlinsos). Mantan Gubernur DKI Jakarta mencatat, total anggaran untuk bantuan perlinsos sebesar Rp 12,1 triliun. Realisasinya baru Rp 2,3 triliun.

“Realisasi juga baru Rp 2,3 triliun, belum ada 20 persen semuanya. Padahal rakyat menunggu ini,” ujarnya.

Bantuan ketiga yakni bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa. Pemerintah telah mengalokasikan dana untuk BLT Dana Desa sebesar Rp 72 triliun. Hingga saat ini, yang terpakai baru Rp 5,6 triliun.

“BLT Desa realisasinya Rp 28 triliun tetapi yang dipakai baru Rp 5,6 triliun, juga kurang dari 25 persen. Ini yang saya minta semuanya dipercepat. Sekali lagi, dengan kondisi seperti ini, percepatan anggaran sangat dinanti oleh masyarakat,” tegasnya.@mpa/mdk

Baca Berita Menarik Lainnya :