Search
Close this search box.

Jangan Jadi ‘Superman’: Tips dari Founder DIMENSI untuk UMKM Agar Sukses di Dunia Digital

evpro
Acara Conversation Summit yang diselenggarakan oleh Everpro berkolaborasi dengan Meta di The House Convention Hall, Bandung, pada (28/08/2024)./visi.news/dimas mustari

Bagikan :

VISINEWS | BANDUNG – DIMENSI (Digital Marketer Enthusiast) adalah sebuah komunitas yang menjadi wadah bagi para Digital Marketer untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman mengenai berbagai platform iklan digital, seperti Meta Ads, TikTok Ads, dan Google Ads.

Founder DIMENSI, Menhefari, menekankan salah satu kesalahan terbesar yang sering dilakukan oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah mencoba menjadi “superman.” Menurutnya, istilah “superman” merujuk pada keinginan untuk melakukan dua hal secara bersamaan, yang pada akhirnya justru mengurangi fokus dan efektivitas.

“Teman-teman UMKM yang ingin berjualan online harus menentukan pilihan, apakah ingin fokus pada produk atau marketing, karena tidak mungkin bisa mengerjakan dua hal secara bersamaan,” ungkap Menhefari dalam acara Conversation Summit yang diselenggarakan oleh Everpro berkolaborasi dengan Meta di The House Convention Hall, Bandung, pada Rabu (28/08/2024).

Pria yang akrab disapa Da Ef ini juga menambahkan bahwa para pelaku UMKM yang ingin terjun ke dunia online harus memahami betul dunia marketing. Ia menekankan bahwa sehebat apapun sebuah produk, jika tidak didukung dengan strategi pemasaran yang baik, maka produk tersebut tidak akan laku di pasaran.

“Selain itu, pelaku usaha juga harus mampu memprediksi penjualan mereka,” tambahnya.

Da Ef menjelaskan bahwa dalam dunia marketing, terdapat dua jenis lalu lintas atau traffic yang harus dipahami, yaitu Paid Traffic dan Organic Traffic. Paid Traffic merujuk pada lalu lintas berbayar yang diperoleh melalui iklan, seperti Meta Ads, TikTok Ads, Google Ads, dan lainnya.

“Jadi, teman-teman harus bisa stabil di satu platform terlebih dahulu jika ingin bermain dalam paid ads. Jangan berpindah-pindah, misalnya bermain di Facebook Ads belum stabil, tetapi sudah berpindah ke TikTok Ads,” tegasnya.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi, Ombudsman RI dan KPK Bahas Peluang Kolaborasi

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa banyak pelaku usaha atau digital marketer menghadapi tantangan dalam mengumpulkan Customer Relationship Management (CRM), padahal hal ini sangat penting.

“Sebagai internet marketer, kita harus mampu melakukan problem-solving. Dengan adanya Everpro Chat, ini adalah tools yang dapat membantu kita sebagai internet marketer,” tutupnya.@alfa

Baca Berita Menarik Lainnya :