Search
Close this search box.

Lima Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Serpong

Ilustrasi./visi.news/news.

Bagikan :

VISI.NEWS | TANGERANG SELATAN – Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di lampu merah Jalan Letnan Sutopo, kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis (1/1/2026) dini hari. Insiden tersebut dipicu hilangnya konsentrasi pengemudi akibat perselisihan di dalam mobil, meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan AKP Danny Trisespianto Arief Sutarman mengatakan, kecelakaan tersebut dipicu oleh perselisihan antara pengemudi berinisial AM dengan pasangannya di dalam mobil.

Sehingga dari hasil penyelidikan, AM yang sedang mengemudi mobil Grand Livina kehilangan konsentrasi akibat perselisihan tersebut.

“Memang betul, ketika menjelang lampu merah terjadi perselisihan antara pengemudi dengan pasangannya di dalam mobil,” ujar Danny dikutip dalam keterangannya, Jumat (2/12/2026).

“Hal itu membuat pengemudi kurang konsentrasi sehingga tidak melihat kendaraan di depannya sedang berhenti,” jelsnya.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.30 WIB, tepatnya saat kendaraan-kendaraan tersebut tengah berhenti di lampu merah depan Otoparts.

Mobil Grand Livina yang dikemudikan AM menabrak Toyota Rush di depannya, lalu benturan berlanjut ke Daihatsu Sigra dan dua unit Mitsubishi Pajero bewarna hitam.

“Bentuk kecelakaannya karambol karena saat itu kondisi lampu merah,” jelasnya.

Danny memastikan tidak ada unsur ugal-ugalan maupun pengaruh narkoba dalam peristiwa tersebut.

Polisi juga telah memeriksa rekaman CCTV serta melakukan tes, baik tes urine maupun tes kadar alkohol terhadap pengemudi. Tetapi hasilnya normal.

“Dari CCTV tidak terlihat ugal-ugalan. Tes urine juga negatif narkoba. Kami juga cek kadar alkohol, hasilnya 0,72 miligram per liter dan itu masih dalam batas wajar,” ucapnya.

Akibat kecelakaan tersebut, seluruh kendaraan mengalami kerusakan di bagian depan dan belakang. Namun, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini.

Baca Juga :  Ini Respons Persib Soal Thom Haye Diancam Dibunuh

“Tidak ada korban, baik luka maupun meninggal dunia. Kerusakan paling parah dialami kendaraan penabrak, Grand Livina milik AM,” kata Danny.

Usai kejadian, para pihak yang terlibat sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan. Pengemudi AM juga diketahui bersedia menanggung seluruh biaya perbaikan kendaraan korban.

“Sekitar pukul 03.00 WIB sudah dilakukan perdamaian. Pengemudi yang menabrak bersedia mengganti seluruh kerugian empat kendaraan lainnya. Mekanismenya melalui perbaikan di bengkel, menunggu invoice,” jelas Danny.

Polisi menaksir total kerugian akibat kecelakaan tersebut berada di bawah Rp 50.000. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :