VISI.NEWS|BANDUNG -Manchester United dikabarkan tengah menyiapkan langkah strategis untuk membangun ulang kekuatan lini tengah mereka pada musim panas 2026. Nama Scott McTominay, yang kini bersinar bersama Napoli, muncul sebagai target utama dalam rencana perombakan skuad Setan Merah.
McTominay meninggalkan Old Trafford pada 2024 setelah ditebus Napoli secara permanen. Keputusan itu sempat memunculkan tanda tanya di kalangan pendukung United. Namun di Italia, gelandang asal Skotlandia tersebut justru menemukan performa terbaiknya dan menjadi bagian penting dalam kesuksesan Napoli meraih Scudetto musim lalu.
Kini, dua tahun setelah kepergiannya, peluang reuni mulai terbuka. Laporan dari media Italia menyebut United serius mempertimbangkan pemulangan sang gelandang sebagai fondasi baru di lini tengah.
Langkah tersebut tak lepas dari potensi perubahan besar dalam komposisi skuad. Casemiro dipastikan akan meninggalkan klub, sementara masa depan Manuel Ugarte dan Bruno Fernandes disebut masih belum pasti selepas Piala Dunia 2026. Situasi itu memaksa manajemen untuk mencari sosok yang sudah memahami kultur klub sekaligus tengah berada dalam performa puncak.
Sumber internal klub menyebut kebutuhan akan “mesin baru” di lini tengah menjadi prioritas utama. McTominay dinilai memenuhi kriteria tersebut berkat pengalaman di Premier League serta kematangan taktik yang ia dapatkan di Serie A.
Kabar kepulangan ini disebut mendapat respons positif dari pihak sang pemain. McTominay dilaporkan masih menyimpan ikatan emosional kuat dengan Manchester United dan terbuka untuk kembali jika ada tawaran konkret.
Di sisi lain, Napoli disebut tidak menutup kemungkinan melepas gelandang andalannya itu. Klub asal Naples tersebut dikabarkan tengah menghadapi tekanan finansial dan bersedia mempertimbangkan penjualan pemain bernilai tinggi demi menjaga stabilitas keuangan.
Jika negosiasi benar-benar terjadi, transfer ini berpotensi menjadi salah satu manuver paling menarik di bursa musim panas 2026. Bagi Manchester United, ini bukan sekadar transfer, melainkan upaya memperbaiki fondasi tim dengan memanggil pulang sosok yang pernah mereka besarkan sendiri.@fajar