Search
Close this search box.

Minat Universitas di Dunia dalam Percepatan Pencapaian SDG’s Meningkat

Caption foto : Koordinator UI GreenMetric UNS, Dr. Suryanto, bersama Ketua pemeringkatan "UI GreenMetric World University Rangking", Dr. Murtanti, menjelaskan kegiatan "Lokakarya Nasional UI GreenMetric 2021" dengan tema "Universitas, UI GreenMetric and SDG's in Time of Pandemic"yang akan digelar secara daring/visi.news/tok suwarto

Bagikan :

VISI.NEWS – Jumlah universitas dan perguruan tinggi di dunia yang ingin terlibat dalam percepatan pencapaian sasaran pembangunan berkelanjutan atau Suistenable Development Goals (SDG’s), dengan menumbuhkan kesadaran pengelolaan LH secara nyata.
Koordinator UI GreenMetric Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Dr. Suryanto, mengungkapkan hal itu kepada wartawan, di UNS Inn, Selasa (27/7/2021).

Dia menjelaskan tentang kegiatan “Lokakarya Nasional UI GreenMetric 2021” dengan tema “Universitas, UI GreenMetric and SDG’s in Time of Pandemic” yang akan digelar secara daring selama 2 hari, Rabu dan Kamis (28-29/7/2021).
“UI GreenMetric World University Ranking adalah pemeringkatan universitas tingkat dunia, untuk mengimplementasikan kegiatan kampus yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Meningkatnya minat universitas di dunia untuk percepatan pencapaian SDG’s, setidaknya terlihat dari bergabungnya 10 universitas dari seluruh dunia dalam pemeringkatan pada 2021 ini,” katanya.

Pemeringkatan yang diinisiasi Universitas Indonesia (UI) pada 2010, menurut Suryanto, awalnya hanya diikuti 100-an universitas dari 35 negara sebagai anggota.
“Di Indonesia sendiri, tercatat sebanyak 22 universitas yang secara aktif berpartisipasi dalam UI GreenMetric. Pada 2020, jumlah anggota UI GreenMetric melonjak menjadi 912 universitas dari 81 negara di seluruh dunia yang berpartisipasi,” jelasnya.

Menyinggung lokakarya nasional UI GreenMetric dengan tuan rumah UNS pada 2021 ini, kata Suryanto, bertujuan menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Selain itu, para peserta lokakarya yang kecuali dari lingkungan perguruan tinggi juga dari lembaga pemerintah dan swasta, diharapkan dapat meningkatkan komitmen dan memperluas partisipasi perguruan tinggi dalam pengelolaan kampus hijau.
“Lokakarya setiap menjelang penilaian UI GreenMetric, juga untuk menambah pengetahuan seluruh partisipan untuk meningkatkan kontribusi Indonesia dalam mencapai SDG’s 2030. Melalui kegiatan ini, kita mendorong perubahan nyata untuk bertindak mengatasi tantangan global yang muncul, melalui kerjasama secara global dan berkelanjutan,” tandasnya.

Baca Juga :  Umuh Muchtar Diganjar Penghargaan di Tengah Perjuangan Persib

Dia menambahkan, dalam pemeringkatan UI GreenMetric World University Rangking, setidaknya terdapat 6 aspek yang dinilai, di antaranya meliputi pemanfaatan energi, pengembangan infrastruktur, pengelolaan sampah dan limbah, penyediaan transportasi ramah lingkungan, pengelolaan sumber daya air dan edukasi pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Ketua pemeringkatan “UI GreenMetric World University Rangking”, Dr. Murtanti, mengungkapkan, universitas di seluruh dunia diharapkan ikut dalam pencapaian SDG’s, setidaknya dalam mengembangkan 6 aspek yang dinilai dalam pemeringkatan.
“Supaya menumbuhkan kesadaran pengelolaan lingkungan hidup secara nyata, dalam pemeringkatan menggunakan indikator pembangunan berkelanjutan.

Indikator tersebut selalu diadakan pembaruan sesuai tantangan global. Apa yang dilakukan dalam UI GreenMetric adalah mendorong pembaruan global, termasuk pembaruan indikator pembangunan berkelanjutan agar menjadi nyata,” tuturnya.

Berdasarkan hasil pemeringkatan UI GreenMetric pada Desember 2020, posisi UNS menempati peringkat ke-7 pada level nasional. Sedangkan pada level internasional, UNS berada pada peringkat 99.@tok

Baca Berita Menarik Lainnya :