VISI.NEWS|BANDUNG -Bayern Munchen harus melewati laga yang nyaris berujung frustrasi sebelum akhirnya menaklukkan Union Saint-Gilloise dengan skor 2-0 pada matchday 7 Liga Champions 2025/2026 di Allianz Arena, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. Dalam duel yang berjalan alot dan penuh tekanan, Harry Kane tampil sebagai pembeda sekaligus penyelamat tuan rumah.
Sepanjang babak pertama, Bayern menguasai bola namun kesulitan membongkar pertahanan rapat Union Saint-Gilloise. Peluang bersih minim, sementara kesabaran tuan rumah diuji oleh disiplin dan organisasi permainan tim tamu.
“Mereka bertahan sangat dalam dan itu membuat kami harus menunggu momen yang tepat,” ujar Harry Kane. “Kami tahu jika terus menekan, peluang itu pasti datang.”
Kebuntuan akhirnya pecah di babak kedua. Kane membuka keunggulan Bayern sebelum memastikan kemenangan lewat gol keduanya. Dua gol tersebut menjadi penentu di laga yang sempat berada di jalur berbahaya bagi Bayern jika terus gagal memanfaatkan dominasi.
“Kami tidak panik meski pertandingan berjalan sulit,” kata Joshua Kimmich. “Gol pertama sangat penting untuk membuka permainan.”
Secara statistik, Kane tampil dominan. Ia mencetak dua gol dari lima percobaan tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran. Penyerang Inggris itu juga sempat membentur mistar dan gagal mengeksekusi penalti, namun tetap menjadi ancaman utama hingga akhir laga.
“Saya kecewa dengan penalti itu, tapi yang terpenting adalah tim menang,” ujar Kane. “Penyerang harus siap menghadapi momen seperti ini.”
Kontribusi Kane tak hanya terlihat dari gol. Ia aktif terlibat dalam permainan dengan umpan-umpan progresif, pergerakan di kotak penalti, serta duel fisik yang dimenanginya. Ketajaman dan konsistensinya membuatnya terpilih sebagai man of the match dengan nilai tertinggi di lapangan.
Kemenangan ini menjaga Bayern tetap berada di jalur aman klasemen Liga Champions, sekaligus menegaskan peran krusial Kane dalam laga-laga krusial yang menuntut kesabaran dan ketenangan.@fajar