Persib Akhirnya Petik Kemenangan Setelah 4 Kali Hasilnya Selalu Imbang

Editor Serangan balik Persib setelah Bhayangkara gagal memaksimalkan tendangan penjuru, mampu diselesaikan tendangan manis Ezra Walian. /fb.persib bandung/tangkapan layar
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | PERSIB – Kebuntuan Persib akan tiga poin akhirnya bisa diselesaikan ketika mereka bertemu tim teratas klasemen Liga 1, Bhayangkara FC.

Setelah empat pertandingan beruntun hanya bisa meraih hasil imbang, Persib Bandung akhirnya sukses meraih kembali tiga poin. Kemenangan penting ini mereka dapat ketika menghadapi tim jawara klasemen, Bhayangkara FC, di Stadion Moch. Soebroto, Sabtu (16/10/2021) malam.

Bhayangkara dan Persib sama-sama menerapkan sepakbola menyerang, kedua tim cukup atraktif menciptakan peluang dari berbagai arah. Bhayangkara tampak berbahaya dengan barisan depan yang dipimpin oleh Ezechiel N’Douassel.

Persib akhirnya mampu memaksimalkan peluang yang mereka dapat melalui tendangan bebas. Gol tendangan bebas dari sudut yang tidak ideal diambil oleh Febri Hariyadi, dan tanpa disangka menyasar tiang jauh hingga menjadi gol, menit 18′.

Paul Munster coba melakukan penyegaran lebih awal, dengan menarik keluar Arthur Bonai ketika laga baru berjalan 28 menit. Evan Dimas yang baru saja kembali dari laga timnas Indonesia di Thailand, masuk menggantikan Arthur di lini tengah.

Setelah tertinggal, Bhayangkara coba untuk lebih agresif dalam menyerang. Hanya saja, lini pertahanan Persib cukup solid dan penampilan Teja Paku Alam pada pertandingan ini juga patut diacungi jempol, dengan sejumlah penyelamatan.

Alih-alih mampu mencetak gol penyama kedudukan, Bhayangkara malah kembali dijebol oleh Maung Bandung. Serangan balik Persib setelah Bhayangkara gagal memaksimalkan tendangan penjuru, mampu diselesaikan tendangan manis Ezra Walian.

Gol tersebut terjadi pada pengujung babak pertama, dan Persib menutup babak pertama dengan keunggulan, 2-0. Pada babak kedua, tentu Bhayangkara mencoba lebih menekan Persib, demi mengejar ketertinggalan dua gol dari babak pertama.

Baca Juga :  Tidak Ada yang Mencurigakan Terhadap Hakim yang di OTT KPK

Adam Alis dimainkan menggantikan Dendy Sulistyawan, demi lini tengah yang lebih hidup dari Bhayangkara. Pergerakan Adam cukup membahayakan, hingga sempat membuat Dedi Kusnandar melakukan pelanggaran di dekat kotak penalti.

Anderson Salles sempat mendapat kesempatan emas melalui perekik. Sebagaimana diketahui, bek asal Brasil itu sangat mahir melakukan tendangan bebas. Beruntung untuk Persib, tendangan Salles kali ini tidak mampu menemui sasaran.

Tujuh menit akhir pertandingan, dan Paul Munster mengharapkan ada perubahan dari daya gedor Bhayangkara, hingga pelatih asal Irlandia Utara itu memainkan Andik Vermansah, menggantikan Renan Silva yang mulai tergerus tenaganya.

Maung Bandung terus ditekan oleh Bhayangkara, tapi pemain Persib benar-benar fight dalam melindungi area mereka. Hingga waktu tambahan empat menit usai, Bhayangkara tetap gagal mencetak gol. Kekalahan ini tetap saja membuat Bhayangkara masih berada di posisi satu klasemen Liga 1 2021/22.@mpa/goal.com

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Penggunaan Vaksin yang Berbeda Bisa Lebih Efektif Lawan Berbagai Varian Virus

Ming Okt 17 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SAUDI ARABIA – Kementerian Kesehatan (MoH) mengatakan dalam sebuah laporan bahwa peralihan antara vaksin Covid-19 dapat membantu memerangi varian. Kementerian menjelaskan bahwa pergantian antar vaksin dapat memberikan respons yang lebih baik, karena akan memperkuat kekebalan dan membuatnya lebih efektif untuk melawan berbagai bagian varian virus. Kemenkes juga […]