VISI.NEWS | JAKARTA – Rumor konser The Weeknd di Jakarta pada 2026 semakin kuat setelah promotor lokal Third Eye Management atau TEM mengunggah teaser misterius di media sosial. Unggahan tersebut menampilkan visual panggung besar di tengah stadion dengan lautan penonton dan turut menandai akun Instagram milik The Weeknd.
“A Foreshadowing Of The Final Leg,” tulis akun Instagram @temgmt dalam unggahannya pada Rabu (6/5/2026).
Spekulasi mengenai konser penyanyi asal Kanada itu sebenarnya sudah muncul sejak Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut nama The Weeknd bersama Guns N’ Roses dan Metallica sebagai musisi internasional yang berpotensi tampil di Jakarta tahun ini.
“Di tahun ini akan ada beberapa konser besar, ada Guns N’ Roses, kemudian Metallica, ada The Weeknd,” ujar Pramono pada April 2026.
Jika benar terlaksana, konser ini akan menjadi penampilan besar pertama The Weeknd di Indonesia setelah terakhir tampil di Djakarta Warehouse Project X di Bali pada 2018. Saat ini, pelantun ‘Blinding Lights’ tersebut masih menjalani tur dunia ‘After Hours Till Dawn’ di Amerika dan Eropa.
Rumor semakin berkembang setelah Abel Tesfaye sempat mengunggah konten bertema Asia Tour pada awal 2026. Hal itu memunculkan dugaan bahwa Asia akan menjadi bagian akhir dari rangkaian tur globalnya.
Dari sisi industri hiburan, kedatangan The Weeknd berpotensi menjadi salah satu konser internasional terbesar di Indonesia pada 2026. Konser skala stadion biasanya tidak hanya berdampak pada sektor hiburan, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi di bidang transportasi, hotel, kuliner, hingga pariwisata.
Perkiraan harga tiket pun mulai ramai diperbincangkan penggemar. Sebagai gambaran, tiket konser The Weeknd di Manchester, Inggris, dijual sekitar Rp1,8 juta hingga Rp2,3 juta berdasarkan situs Viagogo.
Meski demikian, harga tiket konser di Indonesia kemungkinan akan berbeda karena dipengaruhi kapasitas venue, pajak, promotor, serta nilai tukar rupiah. Jika menggunakan format konser stadion, harga tiket VIP dan kategori premium diperkirakan bisa lebih tinggi dibanding konser di negara lain di kawasan Asia Tenggara.
Antusiasme besar penggemar menunjukkan bahwa konser internasional masih memiliki daya tarik kuat di Indonesia, terutama setelah tren pertunjukan musik global terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. @desi