Search
Close this search box.

Sekretaris Deputi Kemenko PMK Dukung Peta Jalan Kerukunan Umat Beragama

Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama/visi.news/ist

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA – Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Thomas Ardian Siregar, menyatakan dukungan penuh terhadap Peta Jalan Kerukunan yang tengah disusun oleh Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Setjen Kementerian Agama. Dukungan ini disampaikan Thomas saat memberikan pandangannya dalam rapat pembahasan Penyusunan Peta Jalan PKUB 2024 yang berlangsung di Menteng, Jakarta Pusat (27/8/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Thomas menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai pilar utama dalam menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia. “Moderasi beragama sangat penting karena bisa mengikat kita dalam bingkai kerukunan. Tanpa ikatan yang kuat, kita akan mudah tercerai-berai,” ujar Thomas di hadapan para peserta rapat.

Thomas juga mengapresiasi pemaparan yang diberikan oleh Kepala PKUB, M Adib Abdushomad, terkait konsep dan arah Peta Jalan Kerukunan ini. Ia mengaitkan pentingnya peta jalan ini dengan rapat yang baru saja dihadirinya bersama Sekretaris Badan Sumber Daya Manusia dan Penguatan Moderasi Beragama. “Peta jalan ini sangat terkait dengan apa yang telah kami bahas kemarin. Oleh karena itu, saya sangat mendukung inisiatif ini,” tegasnya.

Thomas menambahkan bahwa Peraturan Presiden (Perpres) No. 58 tentang Moderasi Beragama yang terbit pada September 2023 menjadi landasan penting bagi kementerian dan lembaga untuk mempromosikan moderasi beragama dalam program-program mereka. Ia menilai Perpres tersebut memberikan dasar yang kuat bagi implementasi moderasi beragama di seluruh Indonesia.

Baca Juga : Itjen Kemenag Raih Prestasi Gemilang dalam Pengelolaan IKPA, Skor Tertinggi 95,45

Secara khusus, Thomas memuji inisiatif PKUB yang berambisi untuk membawa konsep kerukunan ini ke level internasional. Pengalamannya sebagai diplomat di Kementerian Luar Negeri, yang pernah bertugas di Inggris, memperkuat pandangannya tentang pentingnya kerukunan antarumat beragama di dunia. “Di Inggris, Wali Kota London pernah menggelar Ifthar Jama’i di gereja, dan acara ini disambut baik serta semakin mempererat kerukunan,” kenangnya.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Naik Rp17.000, Kini Capai Rp2,84 Juta per Gram

Rapat yang berlangsung pada hari kedua ini juga menghadirkan Direktur LK3P UI, Farhan Muntafa, sebagai narasumber. Selain Thomas Siregar dari Kemenko PMK, sejumlah perwakilan lintas kementerian dan lembaga juga hadir, termasuk Lioyd Deni Israel Tangka (Kemenko Polhukam), Desi Ester Masombe (Kemendagri), Zaky Mas’ul (Bappenas), Bramantyo (Kemenkum HAM), dan Raudatul Ulum Ruksin (BRIN).

@rizalkoswara

Baca Berita Menarik Lainnya :